Hakim Putus Bebas, Jonas Salean: Tuhan Yesus Bebaskan Saya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hakim Putus Bebas, Jonas Salean: Tuhan Yesus Bebaskan Saya


BEBAS. Mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean usai persidangan di Pengadian Tipikor Kupang, Rabu (17/3). Hakim membebaskan Jonas dari dakwaan penuntun umum. (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Hakim Putus Bebas, Jonas Salean: Tuhan Yesus Bebaskan Saya


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-“Tuhan Yesus yang membebaskan saya.” Inilah ungkapan yang disampaikan mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean usai dinyatakan bebas dari dakwaan penuntut umum berdasarkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, dalam perkara dugaan korupsi bagi-bagi tanah kavling di Kota Kupang tahun 2016-2017, Rabu (17/3).

Jonas Salean ketika ditemui media ini usai persidangan juga menyampaikan terima kasih kepada Kajati NTT, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang punya komitmen tinggi untuk memberantas praktik korupsi di NTT. “Kalau seperti sekolah saya naik kelas, lulus ujian. Kalau saya sekarang DPRD NTT ke depan anggota DPR RI,” ungkapnya sembari tersenyum.

“Saya sudah bersumpah ulang-ulang, tanah ini adalah untuk masyarakat. Dari tahun ke tahun dibagi oleh wali kota sebelumnya, dan ini bukan aset. Ini adalah pembelajaran bagi saya. Saya memiliki penasihat hukum yang tangguh yang dipimpin oleh Yanto MP Ekon, Mel Ndaomanu, Rian Kapitan, Benyamin Rafael delegasi Partai Golkar, almarhum Nikson Mesakh,” jelasnya.

Jonas Salean juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT yang juga Wakil Ketua DPRD NTT, Inche Famdale-Sayuna yang sudah memberikan motivasi dan dukungan.

BACA JUGA: Prabowo Putus Bebas Jonas Salean, JPU: Hari Ini juga Kami Kasasi

“Nama saya sudah rusak, tapi masyarakat Kota sudah tahu,” katanya seraya menambahkan bahwa pengertian barang milik daerah itu, barang yang dibeli dari beban APBD dan perolehan lainnya yang sah.

Sementara Yanto MP Ekon selaku Tim Penasihat Hukum Jonas Salean menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan hikmat dan kekuatan bagi Majelis Hakim untuk menjatuhkan putusan sesuai fakta.

Penjatuhan putusan yang menjadi dasar adalah tanah itu bukan barang milik daerah. Artinya tanah kavling yang dibagikan itu bukan barang milik daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

“Tanah itu sudah dilepaskan oleh Bupati Kupang tahun 1994. Pelepasan oleh Bupati Kupang sebagai pemegang hak berdasarkan Pasal 55 PP tahun 1996 tanah itu hapus karena hukum. Oleh sebab itu tanah tersebut jatuh kepada negara, setelah tidak dilekatkan oleh hak apapun maka BPN berwenang untuk melakukan penertiban sertifikat hak milik yang mana tertulis pemberian hak,” jelasnya. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top