Jalur Poros Tengah Biboki Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemda | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jalur Poros Tengah Biboki Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemda


NYARIS PUTUS. Inilah ruas jalan poros tengah Biboki yang rusak parah dan tak terurus. Kondisi jalan ini juga hampir putus dan sulit diakses kendaraan bermotor disaat musim hujan. Kondisi seperti ini sudah berlangsung sejak 2015 silam. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Jalur Poros Tengah Biboki Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemda


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kondisi jalur poros tengah Biboki yang menghubungkan wilayah Kecamatan Biboki Selatan dengan Kecamatan Biboki Utara sangat memprihatikan. Bahkan tampak tak terurus.

Akses jalan yang juga menuju ke Desa Adat Tamkesi, salah satu destinasi wisata budaya di Kabupaten TTU tersebut kondisinya rusak parah dan sulit dijangkau menggunakan kendaraan bermotor. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini.

Kerusakan jalur transportasi tersebut juga menghambat mobilisasi masyarakat dalam memasarkan hasil pertanian maupun hasil peternakan mereka.

“Jalan ini sudah parah sekali. Kondisi kerusakan ini sejak tahun 2015 sampai sekarang. Bahkan terdapat beberapa titik yang terancam putus,” ungkap Fridus Beli, warga Desa Tautpah, Kecamatan Biboki Selatan kepada TIMEX, Selasa (16/3).

Fridus menambahkan, kerusakan ruas jalan poros tengah di wilayah Biboki tersebut dinilai luput dari perhatian pemerintah daerah (Pemda). Padahal keadaannya sudah berlangsung sekira enam tahun sejak 2015 silam.

Untuk itu, Fridus meminta Pemda melalui dinas teknis untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi kerusakan ruas jalan ini sehingga dapat membuka askes transportasi bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah harus fokus perhatian jalur transportasi ini karena ini termasuk ruas jalan kabupaten. Apalagi kondisinya hampir putus. Kami mau pergi ke ibukota kecamatan dan kabupaten setengah mati,” keluh Fridus.

Hal serupa juga disampaikan Inofasus Tmaneak, warga Kecamatan Biboki Selatan. Ia meminta dukungan Pemda untuk memperhatikan kondisi jalan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meminta anggota DPRD TTU, khususnya Komisi III DPRD untuk memperhatikan kondisi kerusakan ruas jalan tersebut melalui tugas-tugas pengawasan dan legislasinya.

“Kami sebagai masyarakat kecil berharap kepada pemimpin baru ini agar bisa memperhatikan kondisi jalan ini, sehingga tidak ada kesan buruk di mata masyarakat. Kami minta jalur transportasi di wilayah ini segera diperhatikan,” pintanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top