Efek Pandemi, Kunjungan Wisman ke NTT Turun Drastis | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Efek Pandemi, Kunjungan Wisman ke NTT Turun Drastis


Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, I Wayan Darmawa. (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Efek Pandemi, Kunjungan Wisman ke NTT Turun Drastis


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga pekan ini menurun drastis. Turunnya angka kunjungan Wisman ke-22 kabupaten/kota di NTT terjadi sejak tahun 2020 bersamaan dengan pandemi Covid-19.

“Tahun 2019, pertumbuhan pariwisata NTT cukup menggembirakan. Jumlah wisatawan yang datang ke NTT mencapai 1,4 juta orang. Angka ini menurun drastis di tahun 2020 menjadi lebih kurang 450 ribu wisatawan atau kurang lebih turun sampai 80 persen,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi NTT, I Wayan Darmawa saat ditemui di kantornya, Rabu (17/3) siang.

Wayan menjelaskan, penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke NTT terjadi akibat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 lalu. Kasus ini diperparah lagi dengan kebijakan pemerintah menutup penerbangan regional selama beberapa waktu.

“Wisatawan mancanegara yang ada di NTT saat ini adalah wisatawan lama yang kebetulan belum pulang ke negaranya karena pandemi, makanya dampaknya tidak terlalu parah terhadap hunian hotel,” jelas mantan Kepala Bappeda NTT ini.

Menurut Wayan, walaupun tidak ada kunjungan baru wisatawan mancanegara ke NTT selama tahun 2020, namun saat ini pariwisata NTT tetap bergeliat. Pasalnya ada fenomena baru kecendrungan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun nusantara (Wisnus) di NTT.

Kelompok wisatawan ini, jelas Wayan, berasal dari kalangan masyarakat ekonomi menengah seperti aparatur sipil negara (ASN ) mulai dari provinsi hingga kabupaten termasuk pegawai swasta yang ada di NTT. “Khusus Kupang, sektor pariwisata ada keuntungan karena kecendrungan berwisata yang cukup tinggi dari kelompok masyarakat ekonomi menengah. Jadi soal hunian hotel tidak terlalu terdampak parah,” katanya.

Pariwisata NTT tahun 2020, kata Wayan, sebenarnya tumbuh luar biasa dari tahun sebelumnya. Alasanya tahun 2020 NTT terpilih menjadi daerah tujuan utama kunjungan wisatawan dunia sesuai survei sebuah lembaga berkompeten beberapa waktu lalu.

“Tahun 2021 NTT terpilih lagi menjadi provinsi tujuan utama kunjungan wisatawan dunia, tapi karena pandemi, pasti kunjungan wisatawan dunia nol,” sebut Wayan.

Meski demikian, Wayan optimistis geliat pertumbuhan pariwisata NTT bakal kembali terjadi dipertengahan tahun ini jika benar informasi yang menyebut NTT terpilih sebagai juara umum dalam even Anugera Pesona Indonesia (API).

“Kalau NTT benar juara umum Pesona Anugerah Indonesia, maka akan menjadi momen penting bagi daerah kita untuk kembali menumbuhkan geliat pariwisata. Tugas kita sekarang adalah membenahi semua sarana parasana destinasi wisata yang kita miliki dan terus melakukan promosi melalui berbagai media informasi,” katanya. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top