MK Tolak Gugatan Pilkada Belu-Malaka, Gerindra NTT Legowo Terima Putusan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

MK Tolak Gugatan Pilkada Belu-Malaka, Gerindra NTT Legowo Terima Putusan


Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif bersama Ketua DPD Partai Gerindra NTT, Esthon Foenay (kedua kiri) ketika memberikan keterangan pers usai acara silaturahmi paguyuban di Lobby Mapolda NTT, Kamis (18/3). Tampak Wakapolda NTT, Ama Kliment (kanan). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

POLITIK

MK Tolak Gugatan Pilkada Belu-Malaka, Gerindra NTT Legowo Terima Putusan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan legowo dan menghormati putusan yang dijatuhkan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap permohonan sengketa Pilkada yang diajukan pemohon di Kabupaten Belu, Malaka, dan Sumba Barat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Gerindra NTT, Esthon L. Foenay usai menghadiri acara silaturahmi pengayuban di Mapolda NTT, Kamis (18/3).

Dikatakan perbedaan politik dalam kontes pemilu adalah hal yang wajar dan paslon yang merasa tidak puas bisa menggunakan ruang yang disediakan oleh konsistusi. Namun segala keputusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim bersifat final dan mengikat, sehingga semua pihak harus menahan diri dan menerima hasil tersebut.

“Kita harus melapangkan dan legowo terhadap putusan tersebut untuk dijalankan sebagai amanat undang-undang,” kata Mantan Wakil Gubernur NTT itu.

Sebagai tokoh masyarakat dan pimpinan partai politik, Esthon mengharapkan kepada semua masyarakat di Kabupaten Belu dan Malaka yang MK sudah putuskan sengketanya, serta Pilkada Sumba Barat yang baru akan diputuskan pada Senin (22/3) nanti untuk terus menjaga kondisi keamanan agar tetap kondusif.

“Siapa pun bisa menang, maka sebagai partai pengusung kami harap agar kita semua menjaga kebhinekaan yang indah selama ini,” harap Esthon.

Selain itu, Esthon Foenay juga mengapresiasi langkah Polda NTT untuk terus mempersolid dan memperkokoh tali persaudaraan melalui acara silaturahmi paguyuban ini.

BACA JUGA: MK segera Putus 3 Sengketa Pilkada di NTT, Ini Warning Kapolda Latif

Sementara Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif mengaku telah menerjukan personil tambahan bekerjasama TNI-Polri untuk melakukan pengawalan serta mengantisipasi gesekan di masyarakat.

“Kita bukan mau menakut-nakuti masyarakat namun kita ingin memberikan perlindungan kepada masyarakat. Untuk itu saya mengharapkan agar semua pihak menerima dan menjalankan putusan untuk kebaikan semua,” ungkap jenderal polisi bintang dua di Polda NTT itu.

Kapolda juga telah memerintahkan kepada Polres jajaran agar melakukan pengamanan sesuai SOP yang berlaku. Apabila ada kejadian yang tidak diinginkan maka dilakukan penindakan tegas dan terukur.

“Saya telah perintahkan agar menindak tegas dan terukur kepada siapa pun dia yang mencoba-coba mengganggu kamtibmas di wilayah ini,” tegasnya.

Untuk diketahui, Gerindra merupakan partai pendukung untuk pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Belu, Willybrodus Lay-J. T. Ose Luan serta Stefanus Bria Seran-Wendelinus Taolin sebagai paslon Bupati-Wakil Bupati Malaka.

Sedangkan untuk Kabupaten Sumba Barat paslon nomor urut 3, Agustinus Niga Dapawole dan Gregorius H.B.L Pandango yang juga mengajukan gugatan ke MK, diusung partai berlambang kepala Garuda itu.

Sesuai hasil sidang pleno pembacaan putusan sengketa pilkada yang dilangsungkan di MK, majelis hakim menolak kedua gugatan yang diajukan pasangan asal Belu dan Malaka. Itu artinya kedua pasangan petahana ini harus legowo menerima pemimpin baru di dua wilayah itu memimpin Kabupaten Belu dan Malaka. (mg29)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top