BPJamsostek NTT Gandeng Perisai, Optimalkan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Mandiri Desa di TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BPJamsostek NTT Gandeng Perisai, Optimalkan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Mandiri Desa di TTU


Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Belu, Nasrullah Umar (Kelima kiri) bersama Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) TTU. (FOTO: DOK BPJAMSOSTEK)

BISNIS

BPJamsostek NTT Gandeng Perisai, Optimalkan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Mandiri Desa di TTU


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang NTT, menggandeng agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) di wilayah setempat untuk memperluas jumlah peserta program perlindungan bagi tenaga kerja mandiri yang belum terdaftar jaminan sosial.

Sesuai amanah Presiden bahwa BPJS Ketenagakerjaan harus berperan serta dalam pembangunan yang berawal dari tingkat desa, dalam menjaga risiko-risiko sosial yang kemungkinan terjadi bagi masyarakat pekerja mandiri.
Hal ini sangat bersinggungan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia di tingkat desa, dimana BPJS Ketenagakerjaan bertanggung jawab memberikan santunan apabila terjadi risiko meningggal dunia, baik kecelakaan kerja maupun di luar hubungan kerja.

Armada Kaban, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT menyampaikan, hal sangat penting dalam kesinambungan SDM adalah beasiswa yang merupakan manfaat bagi ahli waris, meninggal di luar hubungan kerja dengan kepesertaan 3 tahun atau meninggal kerena kecelakaan kerja tanpa melihat masa kepesertaan.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan Nasrullah Umar selaku Kepala Kantor Cabang Belu Atambua dengan Wilayah kerja Belu, TTU, Malaka, bahwa fokus saat ini bagaimana masyarakat di tingkat desa bisa mendapatkan haknya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Yakni dengan iuran sebesar Rp 16.800 sudah mengcover Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

“Intinya kami betul betul fokus berkolaborasi dengan kelompok-kelompok yang memiliki jiwa sosial dan tanggung jawab yang tinggi terhadap masyarakat. Kami berencana menambah personil sebanyak-banyaknya dengan target terkecil sebanyak 100 orang sebagai agen perisai di TTU,” ungkap Nasrullah dalam keterangan tertulis Humas BPJamsostek.

Saat ini, katanya, di TTU terdapat 18 personil dengan dua kantor Perisai, yaitu kantor Perisai Yafa dan Kantor Perisai Maubeli. “Kami sangat senang bekerjasama dikarenakan jiwa sosial yang tinggi dan semangat untuk memberikan kemanfaatan untuk sesama,” tutupnya. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top