Dorong Pemulihan Ekonomi NTT, BI Perwakilan NTT Gelar Exotic Tenun Festival | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dorong Pemulihan Ekonomi NTT, BI Perwakilan NTT Gelar Exotic Tenun Festival


VIRTUAL. Exotic Tenun Festival yang berlangsung secara hybrid di gedung Dekranasda NTT, Senin (22/3) pagi. (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

BISNIS

Dorong Pemulihan Ekonomi NTT, BI Perwakilan NTT Gelar Exotic Tenun Festival


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT terus memberi dukungan dan perhatian serius kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Provinsi NTT. Salah satu wujudnya yaitu menggelar Exotic Tenun Festival selama tiga hari berturut-turut, dan dilakukan secara serentak di seluruh gedung Dekranasda maupun, Galeri UKM se-NTT. Kegiatan tersebut dimulai Senin (22/3) pagi hingga Rabu (24/3).

Festival yang berlangsung secara virtual itu dibuka langsung Kepala Kantor Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja di gedung Dekranasda NTT, Jl. Moh Hatta, Kelurahan Oetete, Kota Kupang, pagi tadi (22/3). Hadir saat itu sejumlah pejabat Pemprov NTT.

“Even Exotic Tenun Fest ini kami adakan sebagai suatu platform yang bertujuan untuk pertama, memperkuat identitas maha karya dan warisan budaya leluhur yang bernilai tinggi, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat umum akan keindahan Tenun NTT dengan motif, jenis, dan latar belakang cerita yang beragam. Kedua, mendorong UMKM sebagai pilar pemulihan ekonomi dan mendukung pengembangan UMKM khususnya Tenun melalui digitalisasi promosi dan sistem pembayaran,” jelas Ariawan Atmaja.

Tujuan ketiga, lanjut Ariawan Atmaja, yaitu sekaligus sebagai preliminary event untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Labuan Bajo yang akan diselenggarakan pada Juni 2021 nanti.

“Gernas BBI sebagai suatu gerakan meningkatkan kecintaan dan penggunaan produk-produk UMKM dalam negeri,” sambung Atmaja Wirawan.

Menurut Ariawan Atmaja, tenun NTT merupakan salah satu kekayaan intangible, warisan budaya asli Indonesia yang memiliki nilai sejarah, seni dan budaya yang sangat tinggi.

Selain itu, katanya, pesona tenun NTT sebagai simbol kekayaan budaya telah menjangkau seluruh Nusantara bahkan dunia sehingga mampu menggerakkan ekonomi khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Walaupun demikian, lanjut Ariawan Atmaja, potensi ekonomi dari tenun NTT belum sepenuhnya berkembang optimal, khususnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Banyak UMKM mengalami penurunan omset akibat menurunnya daya beli masyarakat serta minimnya kunjungan wisatawan. Untuk itulah, kami merasa perlu mendorong pemulihan UMKM tenun NTT dengan menyelanggarakan Exotic Tenun Festival,” jelas Ariawan Atmaja.

Even Exotic Tenun Fest yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut dalam pekan ini, menurut Ariawan Atmaja, melibatkan 15 UMKM NTT dengan total 960 produk, baik berupa kain tenun maupun turunannya serta telah dikurasi.

Produk tenun para pelaku UMKM NTT yang dijual di semua gedung Dekranasda dan galeri UMKM yang ada di daerah masing-masing mulai dari Dekranasda NTT sampai 22 kabupaten/kota se NTT selama tiga hari dalam pekan ini dipajang secara virtual melalui e-catalog dan dapat diakses melalui situs www.exotictenunfest.com.

Dijelaskan, pembelian secara online akan dialihkan melalui marketplace shopee dan pembelian secara offline dapat mengunjungi Deskranasda di seluruh NTT serta galeri masing-masing UMKM.

“Tentunya ini suatu kebanggaan bagi kami, bahwa melalui sinergi dengan stakeholder di daerah, kami dapat menghadirkan karya-karya tenun terbaik NTT untuk diperkenalkan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Even Exotic Tenun Fest ini, sebut Ariawan Atmaja, terdiri dari tiga tahapan. Pertama, pre event, event, dan post event. Pada tahap pre-event, kegiatannya berupa pelaksanaan kurasi produk dan on-boarding UMKM, Nonton Bareng Kick Off karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 seri 1. Selanjutnya pada tahapan even berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 22 Maret 2021 sampai dengan 24 Maret 2021.

“Event Exotic Tenun Fest diselenggarakan secara hybrid, yakni secara live dari Dekranasda NTT dan juga online melalui platform zoom, YouTube serta website www.exotictenunfest.com. Pada tahapan even ini, setiap harinya akan diselenggarakan talkshow terkait tenun pengembangannya, business matching, dan fashion show,” beber Ariawan Atmaja.

Lalu pada tahap post event, terang Ariawan, akan dilaksanakan pada Juni 2021 melalui penyelenggaraan Gernas BBI dan Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja (BWI) di Labuan Bajo. Kegiatan ini sekaligus mendorong pemulihan pariwisata khususnya di Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Ariawan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung acara Exotic Tenun Fest. Seperti Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dekranasda Provinsi NTT, Departemen Regional Bank Indonesia, Departemen UMKM dan Perlindungan Konsumen (DUPK) Bank Indonesia, Dinas Pariwisata NTT, Dinas Koperasi nakertrans NTT, Disperindag NTT, Badan Promosi Pariwisata Daerah NTT, Telkom, Shopee Indonesia, Pegangtangan.com, Anak Timor Hitz, media partner, fashion designer serta seluruh penggiat tenun di NTT.

“Melalui kegiatan ini, kami juga mengajak seluruh masyarakat umum untuk “Ayo berbelanja tenun NTT yang sangat indah dan mendukung gerakan bangga memakai tenun NTT,” kata Ariawan. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top