Gelar Bimtek Penyusunan RPJMDesa, TLM Datangkan Narasumber dari Kebumen | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gelar Bimtek Penyusunan RPJMDesa, TLM Datangkan Narasumber dari Kebumen


PAPARKAN MATERI. Direktur Formasi, Kebumen, Jawa Tengah, Yusuf Murtiono memaparkan materi tentang hakikat UU Desa, pada sesi pertama Bimtek penyusunan RPJMDesa, di aula Kantor Camat Lobalain, Senin (22/3). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Gelar Bimtek Penyusunan RPJMDesa, TLM Datangkan Narasumber dari Kebumen


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Yayasan Tanaoba Laismanekat (TLM) GMIT Kupang, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) di Kabupaten Rote Ndao, Senin (22/3). Kegiatan tersebut mulai dilakukan, di Kecamatan Lobalain, dan diikuti oleh 17 Kepala Desa (Kades) yang baru dilantik di tiga wilayah kecamatan.

Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga teknis pelaksanaanya dilakukan selama lima hari berturut-turut, hingga Jumat (26/3) dengan tujuan tidak menimbulkan kerumuman orang dalam penyelenggaraan Bimtek tersebut.

“Kegiatanya selama lima hari. Dan hari ini, Senin (22/3) dimulai dengan pesertanya dari Kecamatan Lobalain, Rote Selatan, dan Rote Tengah yang dipusatkan di aula kantor Camat Lobalain,” kata Ferdy Frans, Kepala Devisi (Kadiv) Transformasi, Yayasan TLM GMIT Kupang, kepada TIMEX, sebelum Bimtek tersebut dibuka.

Teknis Pelaksanaan Bimtek, kata Ferdy, dibagi dalam empat wilayah. Dimana, Kecamatan Lobalain, Rote Selatan, dan Rote Tengah, merupakan wilayah pertama. Kemudian, Kecamatan Rote Barat Laut, dan Loaholu (wilayah dua), Kecamatan Rote Barat Daya dan Ndao Nuse (wilayah tiga), Kecamatan Landu Leko, Rote Timur dan Pantai Baru (wilayah empat).

“Terakhir di Kantor Camat Pantai Baru. Selain Kades, Sekdes juga diikutkan dalam kegiatan Bimtek,” sebut Ferdy.

Ferdy menyatakan, penyelenggaraan Bimtek tersebut difokuskan kepada para Kades yang baru dilantik. Sebab, merupakan kewajiban setiap Kades, untuk menyusun dan menetapkan dokumen RPJMDesa, sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan dalam periodesai kepemimpinanya.

Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, melalui Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan dan Pembangunan, Untung Harijito, mengatakan, perencanaan pembangunan desa merupakan tahap awal yang dilakukan oleh setiap Kades untuk melaksanakan kegiatan pembangunan. Sehingga Bimtek yang diselenggarakan oleh Yayasan TLM, menurutnya sangat membantu para Kades, untuk merencanakan dan menetapkan arah pembangunan dalam dokumen RPJMDesa.

“Kegiatan ini sangat penting bagi para kepala desa untuk menginventarisir semua masalah di dalam desa, agar bisa diselesaikan dalam masa kepemimpinanya,” kata Untung Harijito saat menyampaikan sambutan Bupati Rote Ndao, pada pembukaan Bimtek, di aula Kecamatan Lobalain, Senin (22/3).

Menurutnya, Bimtek yang diselenggarakan Yayasan TLM bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa, yang lebih ditekankan untuk menjabarkan visi, misi dan program kerja Kades, serta adanya penyelarasan antara arah kebijakan desa dan daerah.

Dari penyelarasan tersebut, menurut Untung, guna mewujudkan masyarakat desa yang bermartabat dan berkelanjutan dengan bertumpu potensi yang dimiliki. Sehingga, keterlibatan seluruh elemen masyarakat dipandang penting disertakan dalam tahapan musyawarah untuk merencanakan proses pembangunan desa.

“Perencanaan pembangunan desa merupakan tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa dengan melibatkan para pemangku kepentingan secara partisipatif, untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan,” ujarnya.

Selain itu, dokumen RPJMDesa yang akan digunakan selama 6 tahun itu, ditetapkan untuk memberikan arah kebijakan pokok pembangunan yang telah dimusyawarahkan. Diharapkan dokumen itu dapat menampung semua aspirasi warga berbasis kebutuhan riil.

Sebelum mengakhiri sambutanya, Untung menyampaikan apresiasi pemerintah terhadap kepedulian yang ditunjukan oleh Yayasan TLM yang telah banyak berkontribusi dan memberikan andil dalam mengembangkan sumber daya aparatur desa.

“Kami, pemerintah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Yayasan TLM GMIT Kupang bersama jajajarannya. Karena Bimtek ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada Pemerintah Rote Ndao,” kata Untung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD), Kabupaten Rote Ndao, Yames M. K. Therik, selain mengharapkan partisipasi, juga menegaskan keseriusan Kades, setelah mengkuti Bimtek. Hal tersebut disampaikanya karena rentangan waktu yang diberikan kepada setiap Kades adalah selama tiga bulan untuk menyelesaikan dokumen RPJMDesa, setelah dilantik.

“Para kades diharapkan untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dan selanjutnya, buktikan bahwa teman-teman adalah pemimpin yang tidak salah dipilih dengan menyelesaikan dokumen RPJMDesa tepat waktu,” kata Yames.

Untuk diketahui, dalam Bimtek tersebut, Yayasan TLM menghadirkan narasumber, Yusuf Murtiono, Direktur Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Kebumen, Jawa Tengah. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top