Canangkan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM, Kajari TTU Tutup Diri untuk Pengusaha | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Canangkan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM, Kajari TTU Tutup Diri untuk Pengusaha


TEKEN PAKTA INTEGRITAS. Kajari TTU, Roberth Jimy Lambila, membubuhi tanda tangan di pakta integritas saat pencanangan ZI menuju WBK-WBBM di wilayah hukum Kejari TTU, Rabu (24/3). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Canangkan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM, Kajari TTU Tutup Diri untuk Pengusaha


Berkomitmen Melayani Masyarakat TTU dengan Hati Tulus

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) mencanangkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di wilayah hukum kejaksaan setempat, Rabu (24/3).

Pencanangan ini ditandai dengan Upacara Ikrar Komitmen Zona Integritas oleh seluruh pegawai kantor Kejari TTU, selanjutnya diteruskan dengan penandatanganan pakta integritas yang merupakan syarat menuju ZI.

Kajari TTU, Roberth Jimy Lambila kepada Timor Express, Rabu (24/3) menjelaskan, pencanangan ZI menuju WBK dan WBBM di TTU merupakan bentuk komitmen dari seluruh jaksa, pegawai hingga security dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Terutama masyarakat yang datang ke kantor Kejari TTU untuk mendapatkan pelayanan, kata Roberth, harus merasa aman dan nyaman. Dengan demikian, anggapan masyarakat banyak akan peran Kejari TTU yang selama ini hanya dikenal sebagai sebuah institusi yang menakutkan bisa terbantahkan.

“Zona Integritas ini berkaitan dengan moral dan kepribadian dari pada jaksa dan pegawai itu sendiri dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Jadi saya ingatkan kepada seluruh staf saya untuk melayani masyarakat dengan hati yang tulus,” ungkap Roberth.

Roberth menambahkan, jika Kejari TTU sebagai aparat pemerintah dalam hal penegakan hukum merupakan abdi negara sekaligus abdi masyarakat. Untuk itu harus siap dan tulus dalam menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat.

Menurut Roberth, dengan pencanangan zona integritas di wilayah kerja Kejari TTU, maka dituntut adanya perubahan perilaku, baik secara institusi maupun personal untuk sebuah tujuan yang mulia dalam memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat.

“Mari kita bersungguh-sungguh dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan dalam memberi pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat. Yakinlah usaha keras tidak pernah membohongi hasil yang tercapai, komitmen menjadikan zona integritas sebagai budaya kerja kita. Salam perubahan untuk Kejari TTU menuju WBK-WBBM,” pesannya.

Roberth menambahkan, setiap orang di korps Adhiyaksa TTU dilarang keras melakukan pertemuan dengan orang yang bukan termasuk dalam lingkup kerja Kejaksaan. Semisal, pertemuan dengan pengusaha/kontraktor yang sama sekali tidak ada kaitan dengan kerja-kerja pelayanan dari kejaksaan akan menimbulkan persepsi publik yang buruk.

“Bukan berarti bahwa kita sombong atau kita tidak berteman tapi itu lebih baik untuk kita semua karena kalau ada pengusaha yang bertemu dengan kita, nanti akan timbul kecemburuan sosial diantara sesama pengusaha sehingga saya benar-benar tutup diri untuk tidak mau berurusan dengan pengusaha dan kontraktor,” tegasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top