Gerebek Judi di Gedung DPRD Rote Ndao, Tak Cukup Bukti, Polisi Lepas 5 Terduga Pelaku | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gerebek Judi di Gedung DPRD Rote Ndao, Tak Cukup Bukti, Polisi Lepas 5 Terduga Pelaku


TURUT DIAMANKAN. Sejumlah kendaraan roda empat yang ikut diamankan aparat saat penggerebekan dugaan judi di Makopolres. Kendaraan ini diamankan saat terduga menjalani pemeriksaan, Rabu (24/3) malam. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Gerebek Judi di Gedung DPRD Rote Ndao, Tak Cukup Bukti, Polisi Lepas 5 Terduga Pelaku


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Sejumlah terduga pemain judi yang digrebek aparat kepolisian di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Rote Ndao, akhirnya dipulangkan, Kamis (25/3) dini hari. Mereka dipulangkan karena tidak cukup bukti, setelah digiring dan diperiksa di Mapolres Rote Ndao.

Penggrebekan tersebut bermula dengan adanya informasi yang diperoleh anggota piket Polres Rote Ndao, sekira pukul 19.00 wita, Rabu (24/3), dimana menginformasikan bahwa sedang berlangsung permainan judi di gedung DPRD.

Dari informasi tersebut, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) IPTU Yames J. Mbau, langsung merespon. Tak lama berselang, atas perintah atasan, anggota kepolisian dipimpin Kepala Bagian Operasional (KBO) AIPTU Stefanus Palaka melakukan penggerebekan.

“Sekitar pukul 20.00 wita, anggota tiba di kantor DPRD,” kata Kepala Kepolisian Resor Rote Ndao, AKBP Felli Hermanto, dalam press release bernomor: PR/01/III/2021/subag humas res RND, tertanggal 25 Maret 2021, yang diterima Timor Express, Kamis (25/3).

Dalam rilis yang ditanda-tangani langsung oleh Kapolres Felli, setidaknya terdapat lima orang saksi yang diamankan untuk dimintai keterangan. Sekaligus dengan kronologis kejadianya, termasuk sejumlah kendaraan bermotor juga ikut diamankan.

Di pelataran gedung DPRD, sebagaimana dalam rilis tersebut, disebutkan bahwa anggota kepolisian mendapati beberapa kendaraan bermotor, roda dua dan empat yang sedang terparkir di garasi dan di bagian depan lobi kantor. Aparat saat gerebek itu mendapati seorang sedang tidur di sofa, di lantai satu gedung tersebut.

Namanya, kemudian oleh polisi, diketahui bernama Dedi Adu. Darinya ditanyakan tentang keberadaan sejumlah oknum yang diduga bermain judi. Sayangnya, Dedi, sama sekali tidak mengetahui dugaan yang dimaksudkan oleh anggota kepolisian.

Karena belum menemukan informasi yang dibutuhkan, anggota kemudian menyisir beberapa ruang di gedung DPRD. Dari penyisiran tersebut, ditemukan seorang, yang dalam rilis disebutkan dengan inisial YAD, yang hendak keluar dari ruang sidang utama.

Dari YAD, diperoleh pengakuan atas kegiatan yang sudah dilakukan. Yang diakuinya, tak hanya sendiri, tetapi bersama empat orang rekanya, telah selesai bermain judi kartu jenis ‘tanpa joker alias TJ’.

“Benar, bersama ZYA, AP, BK dan HG, telah usai bermain judi TJ (kartu 13 daun) di dalam ruang sidang utama,” kata Kapolres Felli membeberkan inisial sejumlah oknum yang diamankan sebelum.

Setelah YAD diamankan, aparat kemudian melakukan penyisiran ke ruang sidang. Di sana ddapati, adanya lima kursi yang diposisikan seolah melingkar, berikut dua bungkus kartu remi dengan lembaran kartu.

“Tidak ada hadiah atau uang sebagai taruhan dalam kegiatan judi. Karena permainan sudah berhenti sebelum dilakukan penggrebekan,” kata Kapolres Felli.

Selanjutnya, demi kepentingan penyelidikan, sejumlah saksi langsung dibawa ke Mapolres Rote Ndao untuk dimintai keterangan. Para saksi ini langsung dipulangkan, Kamis (25/3) dini hari.

“Dalam penggerebekan itu, tidak ada yang tertangkap tangan dan barang bukti lainnya yang menjadi inti dari tindak pidana perjudian. Sehingga para saksi dipulangkan,” kata Kapolres Felli.

Untuk diketahui, penggrebekan tersebut, dilakukan berdasarkan surat perintah tugas, dengan nomor: Sprin.Gas/10/Huk 6.6/III/2021/Reskrim, Tanggal 25 Maret 2021. Dari hasil penggerebekan itu, diamankan lima orang terduga, masing-masing, ZYA, YAD, AP, BK, dan HG. Mereka langsung dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top