Kunker Ke Rote Ndao, Kepala BKN Tinggalkan Jejak Tapak Kaki di Situs Sejarah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kunker Ke Rote Ndao, Kepala BKN Tinggalkan Jejak Tapak Kaki di Situs Sejarah


TINGGALKAN JEJAK. Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana berdiri di atas cetakan untuk membuat jejak tapak kakinya untuk dipajang di situs sejarah milik Pemkab Rote Ndao. Tampak Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu (kiri) dan unsur Forkopimda mendampingi Bima di situs tapak kaki Rote Ndao, Kamis (25/3). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kunker Ke Rote Ndao, Kepala BKN Tinggalkan Jejak Tapak Kaki di Situs Sejarah


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Republik Indonesia (RI), Bima Haria Wibisana, melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Rote Ndao, Kamis (25/3). Setibanya di Rote melalui Bandara DC. Saudale, Bima Haria, langsung membuat jejaknya di situs sejarah tapak kaki.

Bima dalam kunkernya didampingi sejumlah pimpinan lembaga itu, yakni Kepala Kantor Regional (Kanreg) X BKN Denpasar, Paulus Dwi Laksono, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanreg X BKN, dan Manajer Umum PT Taspen Kupang. Bima dan rombongan disambut langsung Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Jonas M. Selly, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sejumlah agenda dilakukan Bima selama berada di Rote. Diantaranya, selain menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) pensiun kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas, juga menyampaikan informasi penting terkait pertimbangan teknis untuk tenaga kontrak dan pensiunan.

“Menyerahkan SK pensiun di Rote, dan informasi tambahan terkait situasi manajemen ASN saat ini, termasuk rekruitmenya,” kata Bima kepada Timor Express, setelah tiba di Rote, Kamis (25/3).

Sebelum melanjutkan ke tempat penginapan, Bima Haria, diperkenankan untuk meninggalkan jejak kakinya sebagai bukti bahwa dirinya sudah menginjak Bumi Rote Ndao, yang dibuatnya dalam situs sejarah tapak kaki, untuk masyarkat setempat.

Selain tapak kaki Bima Haria, Paulus Dwi Laksono pun diminta meninggalkan jejak kakinya pada cetakan yang telah disediakan Pemkab Rote Ndao. Ini akan terus di kenang sepanjang masa, termasuk tapak kaki Presiden Joko Widodo, dan beberapa tapak kaki tokoh lainnya yang pernah mengunjungi Rote Ndao. Selain tapak kaki, juga telah terpahat nama-nama mereka dengan tinta emas di atas batu prasasti yang ada.

Jejak tersebut, selain dikenang, juga sebagai kebanggaan seluruh masyarakat Rote Ndao. Yang secara turun-temurun tak terputus untuk dikisahkan, tentang begitu pedulinya perhatian yang ditunjukan oleh pemerintah pusat terhadap daerah di ujung selatan Indonesia itu.

Agenda lainnya yang akan dilakukan selama Bima berada di Rote adalah mengunjungi objek wisata Mulut Seribu. Setelah itu, akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) terkait permasalahan-permasalahan yang dialami ASN di masing-masing OPD.

Dalam kegiatan FGD tersebut, para ASN diberi kesempatan berkonsultasi secara langsung dengan petinggi BKN itu. Prinsipnya terhadap permasalahan tentang kepegawaian yang sedang, maupun pernah dialami.

“Akan ada FGD. Dan ruang itu akan diberi seluas-luasnya bagi para ASN untuk berkonsultasi maupun menyampaikan permasalahannya masing-masing,” kata Meilon B. Sula, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rote Ndao. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top