Lantik 4 Penjabat Bupati, Gubernur VBL: Tangani Stunting dan Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lantik 4 Penjabat Bupati, Gubernur VBL: Tangani Stunting dan Covid-19


LANTIK PENJABAT BUPATI. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memasang tanda jabatan kepada Penjabat Bupati Belu, Malaka, Sabu Raijua, dan Sumba Barat di lokasi pelantikan, Sabtu (27/3). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Lantik 4 Penjabat Bupati, Gubernur VBL: Tangani Stunting dan Covid-19


SOE, TIMEXKUPANG.com-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melantik empat Penjabat Bupati untuk Kabupaten Belu, Malaka, Sabu Raijua, dan Sumba Barat bertempat di lokasi Peternakan/Pertanian Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (27/3) pagi.

Dalam seremoni pelantikan dan pengambilan sumpah/janji itu, Gubernur VBL meminta keempat Penjabat Bupati untuk bekerja keras menangani persoalan stunting dan pandemi Covid-19 di kabupaten masing-masing.

Keempat Penjabat Bupati tersebut yakni, Doris Alexander Rihi sebagai Penjabat Bupati Sabu Raijua (Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT), Zakarias Moruk sebagai Penjabat Bupati Belu (Kepala Badan Keuangan Daerah NTT), Viktor Manek sebagai Penjabat Bupati Malaka (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa NTT), dan Cosmas Lana sebagai Penjabat Bupati Sumba Barat (Kepala Bappelitbangda NTT).

Mantan Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara pelantikan sehingga dapat berjalan lancar dan baik di tempat yang sangat indah dan asri.

“Saya sengaja mengadakan acara pelantikan di sini (Besipae, Red) agar masyarakat dan para pejabat yang belum pernah melihat lokasi ini bisa melihat tempat ini karena lokasi ini akan menjadi pertumbuhan ekonomi NTT,” kata Gubernur VBL.

Gubernur VBL juga berpesan agar para penjabat terus menyelesaikan persoalan di masyarakat karena melalui pelaksana harian (Plh) tidak cukup untuk pengendalian masalah yang dialami masyarakat dan penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Gubernur NTT Lantik 4 Pejabat Ini sebagai Penjabat Bupati di Besipae

BACA JUGA: 6 Bupati di NTT Cuti Pilkada, Gubernur Lantik Pejabat Sementara

“Setelah menjabat harus ada penggerakan dan penyusunan penganggaran juga diatur hingga pelaku UMKM Mikro,” pesan VBL.

Selain masalah tersebut, lanjut Gubernur VBL, ada juga masalah stunting yang menjadi prioritas penanganan oleh pemerintah provinsi dan pusat. Sebelumnya penyumbang kasus stunting terbanyak yakni NTT namun dengan kerja keras dari semua pihak, diyakini Provinsi NTT bisa terbaik dalam hal penanganan stunting.

Gubernur VBL juga mengingatkan pengendalian penduduk dari kelompok miskin menuju kesejahteraan maka harus memaksimalkan kesempatan yang ada untuk bisa dikerjakan dengan baik sehingga bupati yang baru dan definitif bisa bekerja dengan baik.

“APBD yang belum direncanakan maupun belum berjalan segera dilakukan agar pembangunan bisa berjalan. Bapak-bapak juga jangan kampanye atau mengelompokan kelompok masyarakat lagi namun bisa mempersatukan mereka untuk bekerja membangun NTT bersama-sama,” pintanya.

Sebagai eksekutif, lanjut VBL, harus bekerja lebih cepat karena pemerintah peduli dengan masyarakat. Meski tidak lama menjalankan tugas, namun harus memanfaatkan secara baik dan menggerakan masyarakat dengan stakeholder agar masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah. “Harus gerak cepat. Waktu yang singkat ini harus ada perubahan,” tandas Gubernur VBL.

Usai acara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji terhadap empat Penjabat Bupati, dilanjutkan dengan pelantikan Penjabat Ketua TP PPK/ Dekranasda Kabupaten Belu, Malaka, Sabu Raijua, dan Sumba Barat. (mg29)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top