Kapolri Sebut Teroris di Katedral Makassar Jaringan JAD Berinisial L | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kapolri Sebut Teroris di Katedral Makassar Jaringan JAD Berinisial L


Petugas dari Gegana Brimob Polda Sulsel membawa kantong mayat yang berisi serpihan tubuh untuk diperiksa. Sebuah bom meledak di gerbang masuk Gereja Katedral Minggu (28/3). (FOTO: TAWAKKAL/FAJAR)

PERISTIWA/CRIME

Kapolri Sebut Teroris di Katedral Makassar Jaringan JAD Berinisial L


MAKASSAR, TIMEXKUPANG.com-Dua terduga pelaku bom bunuh diri tewas dalam aksinya di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Makassar, Minggu (28/3) pukul 10.00 WITA. Meski tewas dengan melakukan bom bunuh diri itu, kasus ini tetap didalami polisi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan, dua terduga pelaku ini diduga pernah terlibat operasi di Filipina, tahun 2012 lalu. “Kelompok ini pernah melaksanakan operasi di Dolo, Filipina tahun 2012. Untuk inisial pelaku yang kita dapat sementara kita dalami, terkait dengan hal ini dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya saat berkunjung ke Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3).

Selain itu, terduga pelaku ini memiliki keterkaitan dengan penangkapan 19 terduga teroris di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan di Kabupaten Enrekang, pada Januari 2021 lalu.

BACA JUGA: Mahfud Sebut Pelaku Bom Gereja Makassar Tewas, Puluhan Orang Terluka

Puluhan terduga teroris itu tergabung dalam Jemaah Asharut Daurah (JAD) Sulsel, yang sampai saat ini belum diketahui siapa nama pimpinannya. “Terduga pelaku ini berkaitan dengan JAD yang ditangkap kemarin,” jelasnya seperti dikutip Fajar.co.id (Jawa Pos Group).

Dia juga mengungkapkan, salah satu terduga pelaku yang meledakkan dirinya di Gereja tersebut saat para jemaat hendak beribadah, diketahui berinisial L. Sedangkan terduga pelaku yang satunya masih diselidiki. Namun pada intinya, bom bunuh diri ini dilakukan dua orang berjenis kelamin lelaki dan perempun. Kasus belum sampai di sini. Polisi masih melakukan pendalaman. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top