Ini 6 Poin Sikap FKPT se Indonesia Terkait Bom di Gereja Katedral Makassar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ini 6 Poin Sikap FKPT se Indonesia Terkait Bom di Gereja Katedral Makassar


Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat, BNPT RI, Moch. Chairil Anwar. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Ini 6 Poin Sikap FKPT se Indonesia Terkait Bom di Gereja Katedral Makassar


Juga Ajak Masyarakat Buat Konten Kontra Narasi Terkait Bom Bunuh Diri

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 32 Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) se Indonesia menyampaikan sikap terkait bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

Melalui Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Moch. Chairil Anwar, SH, FKPT se Indonesia menyampakan enam poin pernyataan sikap. Pertama, mengutuk keras atas terjadinya aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3).

“Pelaku bom bunuh diri tersebut telah terpapar paham radikalisme dan terorisme,” sebut Chairul pada poin kedua pernyataan sikap itu sebagai dalam keterangan tertulis FKPT, Senin (29/3).

Ketiga, nenegaskan bahwa aksi tersebut tidak terkait dengan agama tertentu. Sementara pada poin keempat disebutkan bahwa radikalisme dan terorisme merupakan musuh kemanusiaan.
“Bahwa semua agama tidak ada yang mengajarkan aksi terorisme (Bom bunuh diri, Red),” demikian bunyi poin kelima.

Keenam, FKPT mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap harus waspada dan tetap solid.

FKPT se Indonesia, demikian Chairil, juga meminta semua elemen masyarakat untuk ikut berkolaborasi dalam menghalau dan melawan paham radikalisme maupun terorisme bersama setiap lapisan masyarakat.

Chairil juga mengajak seluruh elemen atau organisasi masyarakat, baik organisasi kepemudaan, mahasiswa hingga pelajar untuk membuat video dan konten sebagai kontra narasi terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top