Kapolres Ngada Imbau Warga Tenang dan Patuh Prokes, Ketua MUI Minta Aparat Usut Tuntas | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kapolres Ngada Imbau Warga Tenang dan Patuh Prokes, Ketua MUI Minta Aparat Usut Tuntas


Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi. (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Kapolres Ngada Imbau Warga Tenang dan Patuh Prokes, Ketua MUI Minta Aparat Usut Tuntas


Terkait Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

BAJAWA , TIMEXKUPANG.com-Kapolres dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MIU) Kabupaten Ngada mengimbau warga kabupaten itu untuk tetap tenang dan waspada menyikapi aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3).

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan terus menaati protokoler kesehatan Covid-19. Umat Katolik yang sedang mempersiapkan diri melakukan perayaan Paskah kiranya tetap tenang dan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” ungkap Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi, SIK., MIK., kepada TIMEXKUPANG.com saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/3).

AKBP Rio Cahyowidi menyatakan, demi meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polres Ngada, terutama terhadap umat kristiani yang akan merayakan Paskah pekan ini, pihaknya telah menyiagaka sebanyak 112 personil guna menjaga umat agar tetap menjalankan ibadah dengan aman. “Para personil ini akan kiat sebar ke semua tempat ibadah yang ada di Ngada,” jelas AKBP Rio.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Ngada, H. Surachman Wiryo Sumarto juga mengaku turut merasakan duka mendalam pasca kejadian bom bunuh diri yang terjadi di halaman depan gereja Katedral Makassar saat umat Katolik merayakan Minggu Palma.

“Saya menyatakan duka sedalam-dalamnya kepada seluruh korban bom Makassar, Sulawesi Selatan, tepatnya di Gereja Katedral. Kepada pelaku yang melakukan perbuatan keji ini, kami berharap pihak kepolisian untuk mengusut tuntas sampai akar-akarnya. Jangan membiarkan mereka merajalela dan merusak persatuan dan kesatuan di Negara Indonesia tercinta ini,” kata H. Surachman.

H. Surachman berharap kepada seluruh masyarakat di Ngada untuk selalu berhati-hati, tidak terprovokasi kepada pihak-pihak yang dapat merugikan hingga menghancurkan kesatuan dan persatuan rakyat Indonesia, khususnya di Kabupaten Ngada ini.

“Saya juga berharap kepada seluruh pihak keamanan agar bisa menjaga ketat disemua tempat ibadah sehingga umat bisa menjalankan ibadah dengan tenang,” tutupnya. (*)

PENULIS: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top