Penjabat Bupati Belu Mulai Berkantor, Ini 5 Tugas Utama Termasuk Mutasi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penjabat Bupati Belu Mulai Berkantor, Ini 5 Tugas Utama Termasuk Mutasi


SERTIJAB. Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk (tengah) menerima jabatan dari Plh Bupati, Frans Manafe bertempat di Gedung Betelalenok, Atambua, Senin (29/3). (FOTO: JOHNI SIKI/ TIMEX)

PEMERINTAHAN

Penjabat Bupati Belu Mulai Berkantor, Ini 5 Tugas Utama Termasuk Mutasi


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Zakarias Moruk yang menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah kembali ditunjuk Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) sebagai Penjabat Bupati Belu untuk menjalankan roda pemerintahan di wilayah itu hingga adanya bupati definitif. Sesuai rencana, pelantikan Bupati-Wakil Bupati Belu terpilih digelar pada 26 April mendatang.

Zakarias Moruk yang pada Desember 2020 lalu ditunjuk sebagai Pelaksana sementara (Pjs) Bupati Belu, hari ini, Senin (29/3) mulai berkantor setelah dilantik Gubernur VBL pada Sabtu (27/3) lalu di lahan peternakan Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, TTS.

Zakarias Moruk melaksanakan tugas pertamanya sebagai penjabat dengan acara serah terima jabatan dari Pelaksana harian (Plh) yang dijabat Frans Manafe kepada Zakarias sebagai penjabat. Acara serah terima jabatan itu berlangsung di Gedung Betelalenok, Atambua, Senin (29/3).

Zakarias Moruk dalam sambutannya mengatakan dirinya sudah dua kali dipercaya sebagai Penjabat Bupati di Belu. Tentunya tugas dan kepercayaan Mendagri melalui Gubernur NTT patut disyukuri untuk dilaksanakan sebaik mungkin dengan rasa tanggung jawab.

Dikatakan, sebagai Penjabat Bupati, ada lima tugas utama yang harus dijalankan sebagaimana instruksi Mendagri. Pertama memimpin penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan. Kedua menjaga ketertiban dan keamanan, ketiga, menandatangani Ranperda dan Perda, keempat mengisi dan melakukan mutasi jabatan, dan kelima sebagai Ketua Satgas Covid-19 dalam waktu 1 atau 2 bulan ke depan.

” Tugas ini sangat berat dan yang terakhir beliau (Gubernur VBL, Red) meminta kami untuk mengecek penanganan Covid-19, khususnya vaksinisasi bagi seluruh aparatur dan seluruh masyarakat kabupaten Belu,” ungkap Zakarias.

Menurut Zakarias, proses Pilkada Belu sudah selesai dan proses sengketa hasil di Mahkamah Konstitusi (MK) juga sudah selesai. Kini saatnya semua komponen masyarakat Belu, seluruh pimpinan perangkat daerah, Forkompimda bersatu membangun Belu. “Mari kita bersatu, bergandengan tangan membangun Rai Belu,” ajaknya.

Zakarias juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Plh. Bupati Frans Manafe bersama seluruh pimpinan OPD yang telah mendukung situasi dan kondisi Belu tetap kondusif sejak peralihan kepemimpinan dari 17 Februari hingga hari ini (29/3). “Mohon kerja sama dan dukungan semua untuk kemajuan Rai Belu,” pintanya.

BACA JUGA: Lantik 4 Penjabat Bupati, Gubernur VBL: Tangani Stunting dan Covid-19

BACA JUGA: 6 Bupati di NTT Cuti Pilkada, Gubernur Lantik Pejabat Sementara

Sementara Frans Manafe mengatakan, hari ini dirinya mengakhiri jabatan sebagai Plh. Bupati Belu, setelah 39 hari memimpin.

Selama 39 hari memimpin, Frans mengatakan melaksanakan tugas rutin pemerintahan yang tidak berkaitan dengan pengambilan kebijakan yang bersifat strategis dalam aspek keuangan, kelembagaan, personil dan aspek perizinan serta kebijakan strategis lainnya.

“Tugas rutin yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 39 hari telah kami tuangkan dalam laporan pelaksanaan tugas Plh. Bupati Belu sejak tanggal 17 Februari hingga 27 Maret 2021,” ujar Frans yang juga Penjabat Sekda Belu ini.

Frans mengaku, selama mengemban amanah sebagai Plh Bupati, salah satu tugas yang belum selesai dilaksanakan yaitu refoccusing dan realokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Belu tahun anggaran 2021.

“(Refocusing, Red) Sudah dibahas oleh TAPD Kabupaten Belu pada 18 Februari dan 10 Maret 2021 lalu dan sampai saat ini masih berproses. Tentunya kehadiran Penjabat lebih mempercepat satu tunggakan ini,” tandasnya.

Diakhir sambutaanya, Frans menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersama bekerja mendukungnya selama menjabat sebagai Plh Bupati. Ia juga menyampaikan selamat datang dan selamat menjalankan tugas kepada Penjabat Bupati Belu, yang untuk kedua kalinya menjadi pemimpin transisi di Belu, dimana pada akhir 2020 lalu menjabat sebagai Pjs. Bupati, dan hari ini sebagai Penjabat Bupati Belu.

“Selamat datang dan selamat mengabdi kembali Penjabat Bupati Belu, Bapak Zakarias Moruk. Kesempatan ini saya juga memohon maaf kepada semua pihak, apabila dalam pelaksanaan tugas saya sebagai Plh Bupati ada hal yang tidak berkenan,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan sertijab itu, Penjabat Ketua PKK dan Dekranasda Belu, Pimpinan DPRD Belu, Unsur Forkopimda, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Belu dan undangan lainnya. (Mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top