Aparat Gabungan Siap Amankan Perayaan Paskah di TTU, Libatkan Remas dan GP Ansor | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Aparat Gabungan Siap Amankan Perayaan Paskah di TTU, Libatkan Remas dan GP Ansor


AMANKAN. Aparat Gabungan yang terdiri dari anggota Polres TTU, Kodim 1618/TTU bersama Remas, GP Ansor saat menjaga keamanan perayaan misa Paskah di TTU, Minggu (28/3). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Aparat Gabungan Siap Amankan Perayaan Paskah di TTU, Libatkan Remas dan GP Ansor


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Aparat keamanan gabungan yang terdiri dari Kepolisian Resort Timor Tengah Utara (Polres TTU) dan Kodim 1618/TTU siap mengamankan kegiatan perayaan hari raya Paskah bagi umat kristiani di wilayah yang berbatasan darat langsung dengan Negara Timor Leste itu.

Selain aparat gabungan tersebut, Remaja Masjid (Remas) dan Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten TTU juga turut mengambil bagian dalam menjaga keamanan selama perayaan hari raya besar bagi umat kristiani memperingati kisah kesengsaraan, kematian hingga kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.

Ketua PC GP Ansor Satkorcab Banser TTU, Iswanto kepada Timor Express, Selasa (30/3) menuturkan, keterlibatan pihaknya dalam menjaga keamanan saat perayaan Paskah tersebut merupakan salah satu bentuk sikap toleransi antar umat beragama yang harus dilakukan oleh setiap Warga Negara Republik Indonesia.

Iswanto mengaku telah menyiapkan sejumlah anggota dari GP Ansor Satkorcab Banser TTU untuk nantinya bersama aparat keamanan, baik itu Polri maupun TNI menjaga dan mengatur arus lalu lintas saat jalanya perayaan misa/kebaktian Paskah.

” Kami hanya ingin tunjukan bahwa kita masih memiliki sikap toleransi antar umat beragama dan semboyan Bhineka Tunggal Ika masih tetap diamalkan oleh kita sebagai warga negara Indonesia,” tuturnya.

Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas mengatakan, bentuk pengamanan saat perayaan Paskah berlangsung merupakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan guna menjaga keamanan dan kenyamanan antar umat beragama dalam merayakan hari raya keagamaan tersebut.

Dikatakan, pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah personil yang disiagakan di setiap tempat ibadah untuk menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan seperti kejadian yang terjadi saat perayaan Minggu Palma di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, yakni aksi bom bunuh diri.

“Kita siagakan anggota untuk berjaga di setiap tempat ibadah yang dikoordinir langsung oleh perwira. Kegiatan pengamanan ini juga merupakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan,” jelas Nelson.

BACA JUGA: Kapolda Latif Pastikan Kondisi NTT Aman Pasca Ledakan Bom di Makassar

BACA JUGA: GP Ansor NTT Kutuk Keras Ledakan Bom di Depan Gereja Katedral Makassar

Nelson menambahkan, dalam menjaga keamanan tersebut, pihak Polres TTU melibatkan aparat TNI, tokoh pemuda, GP Ansor dan MUI. Pihaknya meminta dukungan dalam pelaksanaan operasi pengamanan perayaan hari Paskah tersebut.

Dijelaskan, pihaknya telah melakukan pengamanan sejak Minggu (28/3) kemarin di seluruh gereja yang ada di wilayah TTU. Dirinya juga mewajibkan seluruh personil di masing-masing Polsek dan Pospol untuk melakukan pengamanan di gereja terdekat. Hal itu dilakukan berdasarkan perintah Kapolda NTT.

“Kita juga melibatkan TNI, tokoh pemuda, remaja masjid dan GP Ansor dalam melakukan PAM di semua gereja di Kabupaten TTU, bukan hanya di Kota Kefamenanu. Jadi semua Polsek dan Pospol yang ada gerejanya dilakukan PAM,” jelasnya.

Menurut Nelson, pengamanan saat perayaan-perayaan keagamaan di wilayah Polres TTU sudah menjadi sebuah kebiasaan. Hal itu sudah dilaksanakan sejak lama dan akan terus dilaksanakan untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan beribadah pada hari-hari besar keagamaan masing-masing.

Ketika ditanyai terkait bentuk pengamanan yang diterapkan setelah peristiwa bom di Gereja Katedral Makassar, Nelson menegaskan pihaknya akan menerapkan pemeriksaan menyeluruh di areal gereja sebelum dan sesudah pelaksanaan ibadah.

“Petugas keamanan akan memperketat pemeriksaan bagi siapa saja yang akan memasuki areal gereja guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Sementara, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolres TTU terkait pengamanan dalam perayaan Paskah tahun ini. Pihaknya akan menambahkan personil untuk melaksanakan pengamanan. Saat ini, telah disiapkan satu peleton personil TNI untuk mengamankan jalannya perayaan Paskah.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kita sudah siapkan satu peleton yang berisi 33 sampai dengan 35 orang dengan sasaran gereja-gereja besar dan banyak umat. Nanti dilaksanakan pengamanan bersama-sama. Kemarin sudah dilaksanakan dan ke depannya kita perbanyak personil kita di gereja-gereja,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top