Lansia di Borong Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Lasian Anton: Tidak Rasakan Apa-apa | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lansia di Borong Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Lasian Anton: Tidak Rasakan Apa-apa


VAKSINASI LANSIA. Petugas kesehatan di Matim melayani vaksinasi Covid-19 bagi bagi 80 warga lansia di aula Kantor Camat Borong, Senin (29/3). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Lansia di Borong Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Lasian Anton: Tidak Rasakan Apa-apa


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 80 warga lanjut usia (Lansia) dalam Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama, Senin (29/3). Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Camat Borong itu berjalan lancar. Para lansia mengaku aman dan tidak merasakan dampak negatif usai divaksin, khususnya Kejadian Ikutan Pasca Imunasi (KIPI).

Terpantau, para warga yang berusia di atas 59 tahun ini, tampak begitu antusias. Mereka terlihat antre untuk mendapatkan vaksinasi sesuai alur yang telah ditentukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Dalam kesempatan itu, tidak ada hal yang berbeda dengan kegiatan vaksinasi pada umumnya.

Para lansia melalui sedikitnya empat tahapan, mulai dari proses registrasi, lalu pemeriksaan kesehatan. Setelah itu baru di lakukan vaksinasi hingga observasi selama 30 menit. Mereka semua berasal dari kelurahan dan desa di dalam Kota Borong. Tampak Kadis Kesehatan Matim, dr. Tintin Surip dan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Matim, Ani Agas, ikut memantau kegiatan vaksinasi lantia tersebut.

“Hari ini ada sebanyak 80 orang lansia yang sudah mulai divaksin. Tapi kita baru laksanakan untuk sementara dalam wilayah Kota Borong. Untuk lansia di wilyah lain, belum dilaksanakan,” ujar Ani Agas, kepada TIMEXKUPANG.com usai kegiatan vaksinasi lansia di Kota Borong, kemarin (29/3).

Menurut Ani, lansia di Matim yang menjadi target pemberian vaksin Covid-19, belum semuanya terdata. Termasuk data masyarakat umum lainya. Karena saat ini masih tahap pendataan bagi masyarakat berisiko tinggi. Pemberian vaksin akan disesuaikan dengan kuota vaksin yang diberikan dari pusat.

“Untuk BUMN, tidak menggunakan vaksin yang sekarang. Mereka akan dialokasikan vaksin gotong royong. Tahapan vaksinasi ini, nakes pada tahap 1, pelayan publik tahap 2, masyarakat berisiko tinggi tahap 3, dan masyarakat umum pada tahap 4,” sebut Ani.

Ani bersyukur karena 80 lansia yang ikut vaksin suntikan pertama di Borong berjalan lancar. Para lansia ini diimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan walau sudah divaksin.

Sementara, Anton Dergong, salah satu lansia penerima vaksin kepada TIMEXKUPANG.com mengaku cukup bahagia jika dirinya mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Anton mengaku, dirinya tak merasakan efek apa-apa setelah menerima suntikan vaksin. Bahkan Anton menilai layanan vaksinasi berjalan sangat baik. Para petugas pun melayani dengan baik.

“Kita sudah menunggu ini (Vaksin, Red). Tadi sudah divaksin, semoga pendemi ini segera berakhir. Tidak merasakan apa-apa atau tidak mengalami kejadian ikutan pasca vaksin (KIPI). Saat disuntik paling terasa seperti digigit semut. Pelayanannya pun juga sangat baik. Saya juga berterima kasih,” ungkap Anton.

Anton menambahkan, untuk vaksin dosis kedua, dijadwalkan pada 26 April mendatang. Anton berharap seusai mendapatkan vaksin Covid -19, pandemi virus tersebut dapat segera hilang dari muka bumi. “Saya mengajak dan mengimbau kepada semua masyarakat di Matim, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan walaupun sudah divaksinasi,” ajak Anton. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top