Jonas Salean Pastikan Jalan di TDM Dibangun Tahun Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Jonas Salean Pastikan Jalan di TDM Dibangun Tahun Ini


SEGERA DIPERBAIKI. Kondisi jalan Bundaran PU di Kelurahan TDM yang rusak parah membuat masyarakat harus berhati-hati ketika berkendara melalui daerah tersebut. Gambar diabadikan Selasa (30/3). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

POLITIK

Jonas Salean Pastikan Jalan di TDM Dibangun Tahun Ini


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Anggota DPRD Provinsi NTT daerah pemilihan (Dapil) Kota Kupang, Jonas Salean, menyebutkan pembangunan jalan di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), yang selama ini menjadi titik genangan terparah di Kota Kupang akan dikerjakan dalam tahun ini.

Jonas Salean saat diwawancarai Selasa (30/3) mengaku, pada pembahasan anggaran murni tahun 2021, sudah disetujui untuk pembangunan jalan di TDM, dan menjadi prioritas.

Jonas Salean menjelaskan, sebagai wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Provinsi mewakili masyarakat Kota Kupang, dirinya terus mengawal pembangunan jalan di TDM karena menjadi jalan utama yang merupakan kebutuhan masyarakat.

Dikatakan, sesuai keinginan Gubernur NTT, semua jalan negara dan jalan provinsi, harus selesai dikerjakan sampai tahun 2022 mendatang. Artinya bahwa semua pekerjaan infrastruktur jalan harus selesai sampai tahun 2022.

“Untuk Kota Kupang kita prioritaskan jalan di TDM, karena sangat dibutuhkan. Masyarakat sangat dirugikan dan rawan kecelakaan, macet dan berdebu, jadi titik genangan saat hujan sehingga harus dikerjakan tahun ini,” katanya.

Jonas menambahkan, guna mendukung pembangunan jalan tersebut, masyarakat juga harus memberikan lahan mereka untuk pembangunan drainase, karena jalan tersebut membutuhkan drainase. Jika tidak, maka kualitas jalan tidak akan bertahan lama.

“Karena ketika hujan, air dari bagian Oebufu, dari bagian atas, turun ke TDM, dan akhirnya terjadi genangan, sehingga perlu adanya sistem drainase yang baik,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan, kata Jonas, drainase dan trotoar akan dibangun tahun 2021 ini.

Sebelumnya, Jerry Leha, selaku Kepala Seksi Pembangunan dan Laboratorium Teknik Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi NTT saat ditemui media ini di lokasi pengerjaan jalan Bundaran PU, mengatakan bahwa pengerjaan jalan ini untuk menjawab keluhan masyarakat. Untuk itu perintah pimpinan dalam hal ini Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT melakukan aksi nyata demi menjawab kerinduan masyarakat.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan akibat jalan berlubang disertai genangan air, pihaknya mengantisipasi dengan melakukan penimbunan menggunakan material sertu dibantu alat berat.

” Ini sifatnya sementara untuk mengatasi genangan air. Secara teknis kita mengurangi genangan air ini,” tandasnya seraya menambahkan bahwa tahun 2021 sudah diprogramkan akan ada penanganan dari Dinas PUPR Provinsi NTT untuk mengatasi semua prioritas yang paling prioritas.

Artinya demi kepentingan masyarakat maka tahun ini jalan Bundaran PU dikerjakan.

“Saat ini masih dalam proses lelang. Dipastikan tahun 2021 jalan Bundaran PU dikerjakan dengan panjang 1,4 km ditambah saluran sepanjang 837 meter. Keberadaan saluran drainase ini nantinya akan melancarkan lajunya air sampai turun ke kali Liliba,” jelasnya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) TDM, Budi Kleden, menyampaikan terima kasih kepada Dinas PUPR Provinsi NTT yang sudah merespon cepat apa yang menjadi keluhan masyarakat untuk mengatasi permasalahan genangan air.

“Harapan kami sebagai warga kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas PUPR Provinsi NTT untuk segera memperbaiki jalan berlubang ini demi kenyamanan masyarakat saat melintas di jalan Bundaran PU ini,” ungkapnya.

Awalnya, masyarakat telah melakukan penutupan badan jalan berlubang tersebut sebagai tanda untuk para pengendara baik roda dua maupun roda empat agar tidak melintas pada area yang diberikan tanda.

Pasalnya, kecelakaan lalulintas hampir terjadi setiap saat, dan paling banyak adalah kendaraan roda dua. Mengingat kondisi jalan berlubang yang ditutupi genangan air mengakibatkan pengendara k roda dua terjatuh.

“Kami langsung membangun komunikasi dengan Lurah TDM, kemudian Lurah berkomunikasi dengan Camat Oebobo Matheos Maahuri. Setelah itu Camat berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Kupang hingga sampai ke Dinas PUPR Provinsi NTT dan akhirnya direspon untuk dilakukan perbaikan jalan Bundaran PU,” sebutnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top