Kepala BKN Serahkan Pertek ke Bupati Rote Ndao, Ada ASN 28 Pensiun | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kepala BKN Serahkan Pertek ke Bupati Rote Ndao, Ada ASN 28 Pensiun


TERIMA PERTEK. Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu menerima dokumen Pertek Kepegawaian dari Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana (kedua kiri), di ruang kerja Bupati, Jumat (26/3). (FOTO: Yudha for TIMEX)

PEMERINTAHAN

Kepala BKN Serahkan Pertek ke Bupati Rote Ndao, Ada ASN 28 Pensiun


BKPP Rote Ndao Usul Kenaikan Pangkat 226 ASN

BA’A, TIMEXKUPANG.com-Kepala Badan Kepegawaian Nasional Republik Indonesia (BKN RI), Bima Haria Wibisana menyerahkan pertimbangan teknis (Pertek) kepegawaian kepada Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bulu. Penyerahan Pertek ini berlangsung di ruang kerja Bupati, Jumat (26/3). Selain Pertek, Bima juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) untuk ASN yang pensiun dan kartu suami/istri ASN agar didistribusikan kepada penerima.

“Hari ini, Jumat (26/3), saya menyerahkan beberapa dokumen, yakni Pertek, SK ASN pensiun, kenaikan pangkat dan kartu suami/istri ASN, yang kemudian diteruskan kepada yang bersangkutan,” kata Bima saat menyerahkan sejumlah dokmen kepada Bupati Paulina Haning-Bullu, pekan lalu.

Dalam Pertek yang diterima Bupati Paulina itu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rote Ndao mengusulkan kenaikan pangkat terhadap 226 ASN, dan ASN yang pensiun sebanyak 28 orang.

Usai penyerahan, Bima Wibisana meminta Pemkab Rote Ndao perlu melakukan evaluasi penyesuaian terhadap analisis jabatan dan beban kerja pegawai yang disesuaikan dengan kondisi saat ini (pandemi). Menurutnya, dengan perubahan akibat Covid-19, diperlukan penyesuaian untuk mengakomodir pergerakan atau perpindahan sumber daya manusia (SDM) dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan kemasyarakatan.

“Selama masa pandemi Covid-19, pelayanan publik dibatasi. Hal ini kemudian oleh pemerintah pusat, dikeluarkan banyak aplikasi digital. Dan inilah yang harus digunakan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bima.

Terhadap SDM kepegawaian, Bima menyarankan Pemkab Rote Ndao untuk melakukan upaya-upaya serius dalam rangka perbaikan kualitas pelayanan publik. Walau dalam situasi terbatas akibat pandemi, sebutnya, tetapi peningkatan kompetensi ASN masih bisa dilakukan, didasarkan pada semangat untuk berkembang. Sehingga dalam upaya yang dilakukan pemerintah, tak hanya memperoleh kuantitas, tetapi lebih dari itu kualitas sangat diprioritaskan.

“Tidak masalah dengan situasi saat ini yang serba daring. Intinya betul-betul ikut kuliah yang masih bisa melalui zoom. Asalkan tidak hanya mendaftar dan mendapatkan ijazah,” katanya.

Menanggapi saran peningkatan SDM yang disampaikan Kepala BKN, Bupati Paulina menyatakan kesanggupannya, dimana akan dilakukan secara berkelanjutan.

Hal ini juga untuk menjawab visi-misi Bupati Paulina, yakni salah satu fokusnya terhadap pembangunan SDM di wilayah itu.

“Terkait saran Pak Kepala BKN (Bima Haria Wibisana, Red), secara bertahap dan berkelanjutan akan dilaksanakan. Karena peningkatan SDM merupakan visi dan misi kami,” janji Bupati Paulina.

Bupati Paulina juga menyampaikan terima kasih kepada Bima yang telah berkunjung ke Rote Ndao dan secara langsung melihat serta mendengar keluhan juga keterbatasan termasuk permasalahan yang dihadapi pemerintah di beranda terselatan Indonesia.

Kepala BKPP Rote Ndao, Meilon B. Sula, mengatakan, jumlah ASN yang pensiun di Rote Ndao saat ini sebanyak 28 orang. Selain pensiun, pihaknya juga mengusulkan untuk kenaikan pangkat 226 orang ASN.

“Ada 226 ASN yang diusulkan untuk naik pangkat. Sedangkan pensiun sebanyak 28 orang,” kata Meilon, di sela-sela penjemputan Kepala BKN, di pelataran Kantor Bupati Rote Ndao, Kamis (25/3). (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top