Penyidik Kejari Tahap Dua Kasus Korupsi Pengadaan Alkes di RSUD Kefamenanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penyidik Kejari Tahap Dua Kasus Korupsi Pengadaan Alkes di RSUD Kefamenanu


Kasi Intel Kejari TTU, Benfrid C. Foeh SH saat memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi Pengadaan Alkes di RSUD Kefamenanu tahun anggaran 2015 silam. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Penyidik Kejari Tahap Dua Kasus Korupsi Pengadaan Alkes di RSUD Kefamenanu


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) akhirnya melakukan pelimpahan tahap dua atas berkas perkara kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di RSUD Kefamenanu kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (31/3)

Selain berkas perkara, ketiga tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara ratusan juta rupiah tersebut, yakni Yoksan M. D. E. Bureni, Jongky Johanes Manafe, dan Meiquil Erson Selan pun ikut dilimpahkan ke JPU.

“Tahap Satu itu tanggal 26 Maret 2021 dan oleh JPU menyatakan lengkap pada tanggal 30 Maret sehingga penyidik melakukan pelimpahan tahap dua kepada JPU pada tanggal 31 Maret,” Ungkap Kasi Intel Kejari TTU, Benfrid C. Foeh kepada Timor Express, Rabu (31/3).

Benfrid menjelaskan, dengan pelimpahan tahap dua tersebut dengan sendirinya status dari tiga tersangka tersebut pun ikut beralih menjadi tahanan JPU saat ini.

Karena itu, lanjut Benfrid, pihaknya optimistis dalam waktu dekat akan melakukan pelimpahan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang untuk mulai disidangkan.

“Kita optimis kasus ini akan secepatnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan,” jelasnya.

Sementara, JPU Kejari TTU, Roberth Jimy Lambila kepada Timor Express, Rabu (31/3) mengatakan, penuntut umum merencanakan akan melakukan pelimpahan perkara ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk segera disidangkan.

Dikatakan, sesuai jadwal, penuntut umum akan melimpahkan berkas perkara pada 6 April 2021 untuk diperiksa dan diadili oleh hakim Pengadilan Tipikor Kupang.

” Pekan depan akan kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk segera disidangkan sehingga ketiga tersangka itu dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya selama persidangan,” katanya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top