Polri Pastikan Berikan Pengamanan Khusus Seluruh Gereja di Indonesia | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polri Pastikan Berikan Pengamanan Khusus Seluruh Gereja di Indonesia


Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

NASIONAL

Polri Pastikan Berikan Pengamanan Khusus Seluruh Gereja di Indonesia


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Polri memastikan akan memberikan pengamanan khusus ke seluruh gereja di Indonesia, pada peringatan wafatnya Isa Almasih atau Jumat Agung bagi umat kristiani yang akan berlangsung pada Jumat (2/4) besok, serta perayaan kebangkitan Isa Almasih atau Paskah pada Minggu (4/4) mendatang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menyebut, perayaan Jumat Agung dan Paskah merupakan agenda pengamanan rutin yang setiap tahun dilakukan oleh Polri. Karena itu, kini Polri akan memberikan pengamanan khusus.

“Paskah dalam kepolisian masuk dalam kalender Kamtibmas. Paskah adalah setiap tahun ini kegiatan yang rutin dilakukan oleh masyarakat khususnya umat Nasrani. Karena sudah kalender Kamtibmas, berarti sudah ada persiapan pengamanan untuk kegiatan Paskah itu sendiri,” kata Rusdi di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (1/4).

Rusdi mengakui, pada Paskah kali ini terdapat pengamanan berbeda. Hal ini menyusul adanya serangan teror di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3) dan Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (31/3) kemarin.

BACA JUGA: Pastikan Keamanan, Kapolda NTT Pantau Pengamanan di Gereja

“Mabes Polri telah memberikan Jukrah (petunjuk dan arahan) ke satuan wilayah untuk lebih mewaspadai lagi akibat aksi dari terorisme ini sendiri, khususnya pengamanan pada kegiatan Paskah,” ucap Rusdi.

Rusdi mengakui, pihaknya akan memberikan pengamanan di gereja-gereja di seluruh Indonesia. Pengamanan itu dilakukan, mulai dari sterilisasi area gereja hingga pengecekan dan penjagaan di pintu gereja.

“Sebelum dilakukan kegiatan gereja, pasti akan dilakukan sterilisasi, itu yang pertama. Yang kedua, pintu-pintu masuk gereja, tentunya diamankan oleh petugas bersama-sama dengan petugas gereja melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang dibawa,” ucap Rusdi.

Rusdi menyampaikan, pengamanan itu merupakan standar operasional prosedur (SOP) yang harus dijalankan. Dia mengharapkan, tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. “Itu standar dan itu akan dilakukan dan itu menjadi bagian bagaimana kegiatan di gereja nanti dapat berjalan dengan damai dan dengan khitmad,” pungkas Rusdi. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top