Banyak Rumah Warga Terendam Banjir, BPBD Kota Siapkan Bantuan Logistik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Banyak Rumah Warga Terendam Banjir, BPBD Kota Siapkan Bantuan Logistik


SELAMATKAN PAKAIAN. Salah seorang warga menyelamatkan pakaian dari rumah yang tergenang banjir akibat hujan yang mengguyur Kota Kupang dalam tiga hari terakhir hingga Sabtu (3/4) siang tadi. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Banyak Rumah Warga Terendam Banjir, BPBD Kota Siapkan Bantuan Logistik


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Hujan yang mengguyur Kota Kupang dan sekitarnya dalam tiga hari terakhir mengakibatkan puluhan rumah terendam banjir. Air setinggi 40 hingga 50 centimeter menggenangi rumah-rumah warga akibat meluapnya beberapa selokan dan drainase.

Hujan yang menguyur sejak Jumat (2/4) malam hingga Sabtu (3/4) siang tadi juga mengakibatkan ruas-ruas jalan protokol di Kota Kupang terendam air setinggi 20 hingga 30 centimeter.

Beberapa video yang beredar sejak sabtu siang, air merendam rumah warga di sekitar Kelurahan Naikoten satu belakang asrama Polda NTT dan di sekitar kompleks Pasar Kasih Naikoten I.

Begitu juga dengan di Kampung Nelayan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, puluhan rumah warga terendam air akibat hujan. Bukan itu saja, lima rumah warga di RT 15, RW 03 Kelurahan Fatubesi juga terendam air akibat meluapnya kali Fatubesi.

Seorang warga Kampung Nelayan Oesapa, Arifin, menjelaskan air mulai masuk ke rumah warga sejak Sabtu (3/4) subuh sekira pukul 05.00 Wita.

Menurut Arifin, ada puluhan warga di RT 25, RW 09 Kampung Nelayan Oesapa Pantai yang rumahnya terendam air akibat air laut pasang dan tampungan air hujan akibat tidak adanya saluran drainase.

“Sebagian warga sudah mengungsi tapi sebagian masih bertahan dalam rumah yang ketinggian air sekitar 40cm,” jelas Arifin.

BACA JUGA: Banjir dan Genangan Kepung Kota Kupang, Longsor dan Pohon Tumbang di Fontein

Arifin menjelaskan sampai dengan sabtu siang jam 13.00 Wita, belum ada bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang kepada warga terdampak banjir.

Warga Kota Kupang berusaha menyelamatkan perabot rumah tangga agar tidak terkena genangan air. Gambar diabadikan Sabtu (3/4). (FOTO: ISTIMEWA)

Sementara itu, Johanes warga Kelurahan Fatubesi mengatakan, air mulai meluap dan menggenangi rumah warga sejak Sabtu jam 09.00 Wita. “Ada lima rumah warga yang memiliki kamar-kamar kos terendam air,” ungkapnya.

Menurut Johanes, ketinggian air diantara 60cm hingga 75cm. Akibatnya penghuni kamar kos yang kebanyakan mahasiswa harus mengungsi ke sejumlah rumah warga sekitar.

Sampai pukul 13.20 Wita, air masih terus naik dan belum ada bantuan apa-apa dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang untuk membantu warga yang terkena banjir.

“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah tenda, tikar dan bahan makanan. Karena semua perabot penghuni kos semuanya basah akibat banjir,” kata Johanes.

Kepala BPBD Kota Kupang, Jemmi Didok yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya telah berada di lapangan. “Kami sudah di lapangan,” jelas Jemmi Didok.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi di lapangan terkait berapa jumlah rumah yang menjadi korban bencana.

“Untuk sementara bantuan tanggap darurat yang akan diberikan BPBD kota Kupang berupa beras, gula, minyak dan lainnya, sementara untuk korban bencana longsor di RT 10 Kelurahan Fontein, akan diberikan bantuan tenda sementara,” katanya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top