BMKG Ingatkan Waspadai Banjir Pesisir di NTT Hingga 5 April | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BMKG Ingatkan Waspadai Banjir Pesisir di NTT Hingga 5 April


GELOMBANG. Gelombang di pesisir utara Kupang, tepatnya di Pantai Kelurahan Kelapa Lima nampak terempas hingga ke area hotel di sepanjang pantai itu, Sabtu (3/4). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

BMKG Ingatkan Waspadai Banjir Pesisir di NTT Hingga 5 April


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasius Meteorologi Maritim Tenau mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir (Rob) di beberapa wilayah pesisir di NTT.

Peringatan dini bernomor ME.01.02/PDR/07/KTUG/IV-2021 yang ditandatangani Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, Moh. Syaiful Hadi, SP dan Prakirawan Yudhi Nugraha Septiadi tertanggal 3 April 2021 itu berisi imbauan bagi masyarakat pesisir agar waspada terhadap fenomena banjir pesisir atau banjir rob yang terjadi hari ini, Sabtu (3/4) hingga Senin (5/4) pekan depan.

Syaiful Hadi menjelaskan bahwa fenomena banjir rob ini akibat adanya aktifitas pasang surut air laut, kondisi gelombang tinggi, dan curah hujan tinggi yang mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah NTT.

Syaiful menyebutkan, ada lima wilayah pesisir yang patut diwaspadai masyarakat. Diantaranya Pesisir Utara Pulau Flore dan Alor, Pesisir Utara Pulau Timor dan Rote, Pesisir Selatan Pulau Timor dan Rote, Pesisir Pulau Sumba, serta Pesisir Pulau Sabu Raijua.

BACA JUGA: Banjir dan Genangan Kepung Kota Kupang, Longsor dan Pohon Tumbang di Fontein

Menurut Yudhi, fenomena banjir pesisir ini berdampak terhadap terganggungnya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktifitas petani garam, perikanan darat, dan kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

Gelombang besar terempas ke atas dermaga Kolbano, Kabupaten TTS, Sabtu (3/4). Nampak sejumlah warga berusaha menghindari gelombang itu. (FOTO: ISTIMEWA)

“Karena itu masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak banjir pesisir serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” imbau Syaiful.

Sementara itu, dari sebuah video yang beredar, seorang warga Kolbano merekam fenomena banjir rob di wilayah itu yang naik hingga ke jalan raya.

Bahkan di Dermaga Kolbano, sejumlah warga bermain-main dengan ombak yang terempas hingga ke atas dermaga. Begitu pun di pesisir utara Kota Kupang, mulai Namosain hingga Kelurahan Lasiana. Di Namosain misalnya ombak terempas hingga ke jalanan. Fenomena ini menjadi tontonan warga setempat. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top