Kota Kupang Gunakan GeNose untuk Skrining Awal, Uji Coba di Pasar Kasih | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kota Kupang Gunakan GeNose untuk Skrining Awal, Uji Coba di Pasar Kasih


UJI COBA. Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore (kanan) didampingi Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, Kepala Puskesmas Bakunase, drg. Dian Arkiang, dan Kabag Prokompim, Ernest Ludji memantau pelaksanaan uji coba penggunaan alat GeNose bagi pedagang dan pengunjung Pasar Kasih Naikoten 1, Kamis (1/4). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kota Kupang Gunakan GeNose untuk Skrining Awal, Uji Coba di Pasar Kasih


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Dinas Kesehatan melakukan uji coba penggunaan alat GeNose sebagai salah satu upaya skrining awal dalam upaya penanganan pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

Uji coba yang digelar di Pasar Kasih Naikoten, Kamis (1/4) itu dihadiri langsung Wali Kota Kupang, Jefirstson Riwu Kore. Turut mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, Kepala Puskesmas Bakunase, drg. Dian Arkiang, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore kepada para pedagang dan pengunjung pasar Kasih Naikoten mengimbau untuk melakukan test menggunakan alat GeNose tersebut. Tujuannya untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

Jika hasil test reaktif, kata Jefri, maka warga bersangkutan akan langsung diberikan obat dan vitamin, serta bisa langsung dievakuasi ke pusat kesehatan terdekat maupun rumah sakit. “Dinas Kesehatan telah menyiapkan mobil ambulans di lokasi tes untuk kebutuhan evakuasi tersebut,” katanya.

Wali Kota berharap dengan adanya alat yang sederhana ini, masyarakat tidak perlu takut akan biaya pemeriksaan dan juga proses pemeriksaannya karena lebih mudah dan tidak seperti tes antigen lainnya.

Karena itu kepada Dinas Kesehatan, Jefri meminta untuk memperluas akses di semua tempat pelayanan kesehatan, supaya mudah dijangkau masyarakat. Lakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat bisa dilakukan lewat kelurahan setempat.

Jefri menjelaskan, GeNose merupakan alat test deteksi dini Covid-19 melalui embusan nafas yang dikembangkan oleh Universitas Gajah Mada. Cara menggunakan GeNose sangat mudah, seseorang diimbau untuk tidak merokok dan puasa selama setengah atau satu jam sebelum test dilakukan. kemudian seseorang hanya menghembuskan napas ke kantong sekali pakai untuk kemudian dianalisis oleh alat khusus. “Rata-rata prosesnya hanya 3 menit,” jelas Jefri.

Sebagaimana terpantau media ini, para pedagang dan pengunjung Pasar Kasih Naikoten tampak antusias mencoba metode test dengan alat GeNose yang disiapkan petugas kesehatan di pos informasi pasar tersebut.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati mengatakan, pemerintah menyediakan alat ini dalam rangka mempercepat pelaksanaan tracing, testing, dan treatment (3T).

“Menggunakan GeNose hanya membutuhkan waktu tiga sampai lima menit, tetapi mesin ini harus dijaga dan mempunyai perlakuan khusus, suhu dan suara di sekitar harus sesuai,” katanya.

Dokter Retno menjelaskan, Dinas Kesehatan Kota Kupang mengadakan sebanyak 10 alat tes GeNose, tetapi yang baru sampai baru tiga alat. Alat yang lainnya masih dipesan. Hasilnya memang ada barcode, jadi bisa discan, dan langsung bisa melihat hasilnya.

“Jadi sasaran utama untuk penggunaan GeNose ini untuk pelaku perjalanan. Alat ini harganya Rp 62 juta per satu alat. Plastiknya dipesan sebanyak 100.000 kantong, hepa filter 1.000,” ungkap drg. Retnowati. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top