Ratusan Rumah Warga di Kota Kefamenanu Terendam Banjir, BPBD Bangun 5 Posko Tanggap Darurat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ratusan Rumah Warga di Kota Kefamenanu Terendam Banjir, BPBD Bangun 5 Posko Tanggap Darurat


EVAKUASI. Tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD, dan Dinas Sosial saat mengevakuasi para korban banjir di Kota Kefamenanu, Minggu (4/4). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Ratusan Rumah Warga di Kota Kefamenanu Terendam Banjir, BPBD Bangun 5 Posko Tanggap Darurat


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Ratusan wumah warga di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (3/4) malam hingga Minggu (4/4) petang.

Rumah warga yang terendam banjir tersebut tersebar di wilayah Kelurahan Benpasi, Kelurahan Kefa Selatan, Kelurahan Bansone, dan Kelurahan Maubeli. Ratusan rumah warga tersebut mulai terendam banjir sejak Minggu (4/4) dini hari.

Terpantau Timor Express, Minggu (4/4) siang, di belakang Rutan Kefamenanu, Kelurahan Kefa Selatan, tampak puluhan rumah warga yang dibangun di sepanjang bantaran Kali Tauf tergenang banjir akibat luapan kali tersebut.

Banjir tak cuma menggenangi rumah namun naik hingga ke jalan raya naik dengan ketinggian hingga mencapai pinggang orang dewasa atau setinggi satu meter.

Selain itu, di Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, puluhan warga yang bermukim di bantaran Kali Maslete pun rumahnya ikut terendam banjir. Bahkan, sebagian harta benda pun ikut terseret arus banjir.

Tampak di lokasi bencana, puluhan anggota TNI dan Polri bersama Tagana membantu masyarakat untuk mengevakuasi barang-barang milik mereka ke tempat yang aman.

Dari hasil pantauan di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah bahkan miliaran. Pasalnya, sebagian besar rumah warga yang diterjang banjir mengalami kerusakan.

Kepala BPBD TTU, Maria Yosefina Lake kepada Timor Express, Minggu (4/4) membenarkan adanya banjir yang merendam rumah warga di beberapa kelurahan.

Sesuai data yang diperoleh saat ini, banjir tersebut terjadi di RT 10, Kelurahan Maubeli, RT 58 dan RT 64, Kelurahan Kefa Selatan, RT 09, RT 28 dan RT 29, Kelurahan Benpasi, dan RT 15, RT 16 Kelurahan Bensone. Sementara untuk kecamatan lainnya di Kabupaten TTU belum ada informasi.

“Informasi yang kita peroleh ini baru di Kecamatan Kota Kefamenanu. Kalau untuk kecamatan di luar kota belum ada informasi yang masuk ke BPBD, namun tim sementara melakukan monitoring,” ungkap Yosefina.

Yosefina menambahkan, rumah warga yang terkena dampak banjir bandang itu mencapai 200 rumah lebih. Namun yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai mencapai 100 rumah.

Dijelaskan, tim dari BPBD, TNI-Polri dan Dinas Sosial setempat telah membangun posko penanggulangan bencana sebanyak lima posko yang menyebar di tiga titik untuk menampung warga yang terkena dampak banjir tersebut.

“Masyarakat sudah kita evakuasi ke posko yang kita bangun. Ada juga sebagian masyarakat yang dievakuasi ke rumah keluarga,” katanya.

Menurut Yosefina, pihaknya bersama dinas teknis pun telah memberikan bantuan tanggap darurat berupa makanan dan pakaian layak pakai yang diberikan kepada korban banjir.

Sementara, untuk warga yang diungsikan ke posko penanggulangan bencana telah disiapkan dapur umum untuk melayani kebutuhan makan minum dari warga terdampak bencana banjir tersebut.

“Ada 5 Posko yang kita bangun. Satu posko di Kelurahan Benpasi, 3 posko di Kelurahan Kefa Selatan, dan satu posko lainnya di Kelurahan Maubeli yang sudah dilengkapi dengan dapur umum. Kalau warga yang diungsikan ke rumah keluarga diberikan bantuan beras, mie instan, dan air bersih,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top