HH Bantu Sembako untuk Korban Bencana di 7 Kabupaten, Buka Dapur Umum di Waingapu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

HH Bantu Sembako untuk Korban Bencana di 7 Kabupaten, Buka Dapur Umum di Waingapu


PEDULI BENCANA. Dapur umum yang dibangun DPC PDI Perjuangan Sumba Timur atas bantuan Herman Herry untuk membantu korban bencana banjir di wilayah itu. (FOTO: ISTIMEWA)

POLITIK

HH Bantu Sembako untuk Korban Bencana di 7 Kabupaten, Buka Dapur Umum di Waingapu


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Ketua Komisi III DPR RI yang merupakan wakil rakyat asal NTT, Herman Herry (HH) mewujudkan kepeduliannya terhadap korban bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda sebagian besar wilayah NTT beberapa hari lalu dengan memberikan sejumlah bantuan bahan kebutuhan pokok (Sembako).

Bantuan yang diberikan politikus PDI Perjuangan itu berupa beras, mi instan, telur, minyak tanah, gula pasir, kopi, dan air mineral. Bantuan sembako diberikan kepada korban bencana yang ada di tujuh kabupaten/kota, yakni Kabupaten Kupang, TTS, Malaka, Sabu Raijua, Rote Ndao, Sumba Timur, dan Kota Kupang.

HH yang dihubungi menyatakan, bencana alam selalu datang walau tanpa diminta. Tapi, ingatlah bahwa selalu ada hikmah di balik setiap bencana yang terjadi. Karena itu, lanjut HH, bantuan yang diberikan itu merupakan wujud kepedulian, rasa ikut berempati atas musibah yang dialami sesama saudara di NTT.

HH juga berharap agar jangan melihat seberapa nilai bantuan yang ada, namun apa yang diberikan itu merupakan bentuk kepedulian dan pemberian yang tulus untuk para korban bencana.

“Kita harus yakin bahwa ada rencana Tuhan yang baik di balik musibah ini, karena itu mari bersama ulurkan tangan untuk ikut ambil bagian meringankan beban saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Saya doakan semoga, semua yang terdampak musibah ini cepat dipulihkan sehingga bisa kembali beraktifitas,” ungkap HH, kepada TIMEX, Rabu (7/4).

Staf Khusus Herman Herry untuk Bidang Politik, Rony Bunga kepada TIMEX, Rabu (7/4) menyebutkan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian HH akan musibah yang dialami sesama saudara warga NTT yang tertimpa musibah akibat hantaman Badai Seroja yang melanda NTT pada Jumat (2/4) hingga Senin (5/4).

Khusus di Sumba Timur, kata Rony Bunga, melalui pengurus DPC PDI Perjuangan setempat, telah dibangun dapur umum yang bertugas menyiapkan makanan bagi korban bencana banjir yang mengungsi ke tempat aman.

Rony yang juga Wakil Ketua Bidang Ekomoni DPD PDIP NTT ini menambahkan, selain mengirim bantuan, HH juga akan mengunjungi korban bencana di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, dan selanjutnya ke Waingapu, Kabupaten Sumba Timur untuk meninjau korban banjir yang mengungsi.

“Bapak HH rencana HH akan turun ke Kota Kupang dan Kabupaten Kupang dalam minggu ini, selanjutnya beliau akan ke Waingapu untuk melihat titik pengungsian dan dapur umum di Sumba Timur,” ungkap Rony.

Sementara itu, pengelola dapur umum yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumba Timur, Marlan Umbu mengatakan, sampai hari ini, mereka telah menerima 15 karung beras berukuran 50kg, 50 kotak mi instan, 50 rak telur, minyak tanah, gula pasir, kopi, dan puluhan dus air mineral yang diolah menjadi makanan siap saji untuk dibagikan kepada para pengungsi.

Menurut Marlan, bantuan yang diberikan HH ini tidak semuanya diolah menjadi makanan siap saji, tapi sebagian diberikan ke masing-masing posko, dimana pihaknya membentuk 20 posko untuk membantu para pengungsi korban banjir.

“Kami sudah menyalurkan bantuan ke 25 posko. Baik berupa nasi bungkus dan sembako. Dapur umum yang kami dirikan ini terus bergerak sampai hari ini untuk melayani makan dan minum korban banjir,” ungkap Marlan.

Marlan menyebutkan, berdasarkan data yang ada, mereka sudah melayani kiriman 500 nasi bungkus di hari pertama, lalu 300 bungkus nasi di hari kedua, dan kiriman sembako ke 25 posko. “Hari kedua kami akui pelayanan tidak maksimal karena hampir semua masyarakat terdampak akibat hujan angin. Sekarang kami mulai bergerak lagi untuk distribusi nasi bungkus dan sembako,” pungkas Marlan. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top