Kapolda NTT Perintahkan Tangkap dan Tindak Tegas Spekulan Harga Bahan Bangunan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kapolda NTT Perintahkan Tangkap dan Tindak Tegas Spekulan Harga Bahan Bangunan


DI ADONARA. Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif (tengah) berbincang dengan Mensos RI, Tri Rismaharini, saat meninjau lokasi bencana banjir bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Selasa (6/4). (FOTO: IMANUEL FOR TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Kapolda NTT Perintahkan Tangkap dan Tindak Tegas Spekulan Harga Bahan Bangunan


ADONARA, TIMEXKUPANG.com-Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif telah memerintahkan jajarannya untuk menangkap dan menindak tegas para pelaku atau spekulan yang bermain-main dengan harga bahan bangunan di tengah bencana Siklon Tropis Seroja di NTT.

Kapolda Latif menegaskan hal ini karena ia menerima laporan harga bahan bangunan yang tiba-tiba melambung di Kota Kupang.

Untuk diketahui, bencana alam di Kota Kupang dimanfaatkan oleh sejumlah penjual bahan bangunan atau pemilik toko bahan bangunan dengan menaikkan harga bahan bangunan secara sepihak.

Bahan bangunan berupa seng dan paku merupakan barang yang paling dicari masyarakat saat ini karena untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat angin kencang. Masyarakat bahkan sampai antre di sejumlah toko. Mirisnya sejumlah pedagang menutup toko, kalau pun dibuka maka harga melambung dan mencekik.
Harga seng yang semula Rp 52.000 naik menjadi Rp 70.000 hingga Rp 75.000. Sejumlah pedagang malah menahan stok bahan bangunan.

“Saya sudah perintahkan personel untuk menyisir semua toko bangunan di Kota Kupang. Jika ada toko yang menjual bahan bangunan dengan harga tidak wajar saya perintahkan tangkap,” katanya kepada wartawan, Selasa (6/4) malam saat memantau lokasi bencana di Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Jenderal polisi berbintang dua itu meminta para pedagang untuk menjual bahan bangunan sesuai harga yang wajar, jangan memanfaatkan bencana untuk mengeruk keuntungan di tengah kesulitan atau kesusahan masyarakat.

Irjen Latif mengaku sudah memerintahkan Direktur Reskrimsus Polda NTT, Kombes Pol Johannes Bangun, Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Eko Widodo, dan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti untuk memantau kenaikan harga bahan bangunan yang meresahkan warga di Kota Kupang.

Kapolda juga mengimbau kepada para pemilik toko bangunan jika memang bahan bangunannya habis, toko dibuka seperti biasa dan jangan menutupnya karena dikhawatirkan akan menimbulkan penjarahan.

PLN Pulihkan Jaringan Listrik

Orang nomor satu di Polda NTT itu juga mengimbau kepada PLN wilayah NTT untuk segera mempercepat pemulihan jaringan listrik di lokasi-lokasi vital di Kota Kupang sehingga aktivitas orang bisa kembali normal.

“Sekarang kan kulkas mati, air tidak nyala inikan orang repot. Tidak perlu nyala di seluruh Kota Kupang tetapi cukup di beberapa lokasi saja terutama pada obyek vital,” pinta Irjen Latif. (Il/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top