Singkirkan Pohon Tumbang, Pemkot Kupang Butuh 20 Mesin Potong | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Singkirkan Pohon Tumbang, Pemkot Kupang Butuh 20 Mesin Potong


POTONG POHON. Warga Kelurahan Pasir Panjang bersama tim dari Kepolisian dan BPBD Kota Kupang memotong dan membersihkan pohon tumbang, di wilayah itu, Rabu (7/4). (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Singkirkan Pohon Tumbang, Pemkot Kupang Butuh 20 Mesin Potong


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang bekerja sama membersihkan sampah yang didominasi daun dan pohon yang tumbang akibat Badai Seroja yang terjadi di Kota Kupang sejak Jumat (2/4) hingga Senin (5/4).

Asisten II Setda Kota Kupang, Elvianus Wairata, menjelaskan, dalam upaya membersihkan sampah akibat bencana kemarin, pihaknya memang mengalami kendala karena keterbatasan alat atau meson pemotong pohon.

“Dinas Kebersihan tidak bisa membersihkan semua, karena keterbatasan dengan alat sensor, dari BPBD juga terbatas karena ganya punya empat alat sensor saja, jadi kita dari pemerintah juga berupaya untuk membeli tiga alat pemotong sensor baru,” ujarnya kepada media ini di Kupang, Rabu (7/4).

Elvianus menjelaskan, dirinya sebagai pemimpin tim kebersihan juga berkoordinasi dengan Bank NTT, yang akan memberikan bantuan alat pemotong.

Elvianus menyebutkan, pihaknya membutuhkan sebanyak 20 unit alat pemotong demi mempercepat penanganan pembersihan jalan-jalan di Kota Kupang dari pohon-pohon yang tumbang akibat Siklon Tropis Seroja ini.

“Dari Bandara El Tari sampai S. K Lerik sudah bersih, kami gerakan mobil penyapu jalan dan semua tim, juga ASN turun langsung untuk membantu membersihkan,” jelasnya.

BACA JUGA: Pemkot Kupang Resmi Tetapkan Status Darurat Bencana

Elvianus mengatakan, untuk sampah daun-daun dan batang pohon, dibuang di tanah kosong di Jalan Ina Bo’i tepatnya di samping kantor Dinas Kominfo Kota Kupang.

“Di buang disitu, karena itu bukan sampah plastik, jadi kami bawa ke sana, agar mempermudah prosesnya,” ujarnya.

Sementara Dinas Sosial Kota Kupang, dalam menghadapi bencana yang terjadi di Kota Kupang beberapa hari terkahir, siaga dengan memberikan bantuan logistik, berupa makanan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat.

Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodowik Djungu Lape mengatakan, saat ini pihaknya masih terbatas karena anggaran yang belum tersedia, dan baru ditetapkan status darurat bencana.

Lodowik menjelaskan, pihak Dinas Sosial juga menghimpun bantuan dari para donatur, dan didistribusikan ke beberapa posko atau tempat pengungsian warga terdampak.

Sampai saat ini, kata Lodowik, Pemerintah Kota Kupang mendirikan dua dapur umum, di Kelurahan Lasiana dan Pasir Panjang, dan di sana, masyarakat diberikan makanan dan bantuan logistik, dan peralatan sehari-hari. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top