Pemkot Kerahkan Semua ASN Bantu Pemulihan Pasca Bencana | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkot Kerahkan Semua ASN Bantu Pemulihan Pasca Bencana


RAPAT KOORDINASI. Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore memimpin rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda dan para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang di aula rumah jabatan Sekda Kota Kupang, Rabu (7/4). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Pemkot Kerahkan Semua ASN Bantu Pemulihan Pasca Bencana


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pasca penetapan status darurat bencana di Kota Kupang, Wali Kota, Jefri Riwu Kore memimpin rapat koordinasi penanganan pasca bencana bersama unsur Forkopimda dan para pimpinan perangkat daerah, Rabu (7/4).

Rapat yang berlangsung di aula Rumah Jabatan Sekda Kota Kupang itu guna mengatur langkah-langkah strategis memulihkan kondisi wilayah yang terkena dampak terjangan Siklon Tropis Seroja sejak Jumat (2/4) hingga Senin (5/4).

Hadir dalam rapat itu, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Elvianus Wairata, Asisten Administrasi Umum Setda, Yanuar Dally, serta pejabat yang mewakili Dandim 1604 dan Kajari Kota Kupang.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada unsur TNI-Polri, PLN dan instansi lainnya yang yang telah membantu Pemkot Kupang dalam hal ini BPBD untuk proses pemulihan pasca badai yang menerjang sejumlah wilayah di NTT termasuk Kota Kupang.

Wali Kota meminta jajarannya agar terus bersinergi dengan TNI-Polri dan mitra Pemkot lainnya dalam upaya memulihkan fasilitas umum dan permukiman warga yang rusak akibat terjangan badai. “Pemkot agar terus bersinergi dengan TNi-Polri dan mitra kerja kita lainnya untuk bantu pemulihan infrastruktur yang rusak,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota telah menginstruksikan agar seluruh ASN Pemkot ikut melaksanakan kegiatan kerja bakti mulai Selasa (6/4) hingga Jumat (9/4) besok.

Hanya menurut pengamatan Jefri, belum semua ASN terlibat. Jefri memaklumi ada ASN yang turut terdampak akibat bencana alam, namun dirinya meminta kepedulian ASN yang kondisinya sudah normal agar terlibat dalam kerja bakti di ruas-ruas jalan yang masih terdapat sisa-sisa pohon tumbang.

“Kita harus menunjukkan contoh atau teladan kepada warga untuk bangkit, saling peduli serta gotong-royong sehingga kondisi bisa segera pulih kembali. Saya minta kepedulian dimulai dari kita dulu,” imbaunya.

BACA JUGA: Pemkot Kupang Resmi Tetapkan Status Darurat Bencana

Wali Kota yang akrab disapa Jeriko itu menegaskan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengerahkan seluruh personel dan armadanya dalam pembersihan ruas-ruas jalan dan fasilitas umum dari sisa-sisa pohon tumbang akibat terjangan badai Seroja.

Kepada Kepala Dinas LHK, Wali Kota tegaskan untuk mengatur personel khususnya penyapu jalan di seluruh titik, bahkan Wali Kota meminta Kadis LHK untuk menindak tegas personel yang mangkir dari tugas. Perlakuan ini dikecualikan bagi pegawai yang terkena dampak bencana badai Seroja sehingga tidak dapat melaksanakan tugas.

Kepada Sekda, Wali Kota juga menginstruksikan agar menertibkan ASN yang tidak ikut kerja bakti, kecuali jika benar-benar terdampak bencana.

Terkait rusaknya jaringan listrik, Wali Kota mengakui telah berkoordinasi dengan pihak PLN, meminta agar jaringan listrik pada fasilitas umum, kantor-kantor pemerintah dan rumah-rumah warga dapat secepatnya dinormalkan kembali.

Saat ini diketahui, PLN tengah berupaya memperbaiki jaringan listrik di seluruh wilayah terdampak, namun lebih diprioritaskan di tempat-tempat penampungan warga. “Hingga saat ini, jaringan listrik di beberapa wilayah telah berhasil diperbaiki, saya sudah minta PLN supaya semua dapat segera normal kembali,” kata Jeriko.

Terkait data warga terdampak, Jeriko meminta agar instansi teknis dalam hal ini BPBD dan Bagian Tata Pemerintahan berkoordinasi dengan para Camat Lurah untuk secepatnya menghimpun data warga terdampak by name by address. Data akan segera diserahkan kepada BNPB guna penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Wali Kota menyebutkan kebutuhan anggaran untuk bantuan sosial diperkirakan mencapai Rp 37 miliar. Nilai ini difokuskan pada lebih kurang 1.580 kepala keluarga. Namun angka tersebut bisa bertambah tergantung data yang masih dihimpun camat dan lurah di lapangan.

Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe memberikan dukungan atas upaya pemulihan pasca bencana badai siklon Seroja yang dilakukan Pemkot. Dia meminta agar Pemkot tak lupa memperhatikan para ASN yang turut menjadi korban bencana. Hal tersebut menurutnya harus benar-benar cermat, jangan sampai ada oknum ASN yang memanfaatkan situasi agar tidak berkantor.

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat Kota Kupang memiliki semangat untuk bangkit dan tidak berlarut-larut dalam keterpurukan serta saling bergotong-royong menolong sesama. “Saya setuju dengan Wali Kota bahwa ASN harus menunjukkan teladan kepada masyarakat dalam hal bangkit dan bergotong-royong membantu sesama,” katanya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top