PLN Rote Percepat Perbaikan Jaringan, Nyalakan 16 Jalur Utama | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PLN Rote Percepat Perbaikan Jaringan, Nyalakan 16 Jalur Utama


KEBUT PERBAIKAN JARINGAN. Tim PLN ULP Rote dengan peralatan lengkap bergerak menuju lokasi untuk melakukan perbaikan kerusakan jaringan listrik dihari kedua, Rabu (7/4). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

PLN Rote Percepat Perbaikan Jaringan, Nyalakan 16 Jalur Utama


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Perusahaan Listrik Negara pada Unit Layanan Pelanggan (PLN ULP) Rote bergerak cepat menangani jaringan listrik yang rusak akibat terpaan Siklon Tripis Seroja, yang melanda daerah itu, akhir pekan lalu.

Begitu badai itu, petugas PLN-ULP Rote langsung melakukan perbaikan pada jaringan yang rusak, sejak Selasa (6/4). Pihak PLN setempat menargetkan memperbaiki jaringan listrik yang rusak ini selama 16 hari, dengan demikian, hingga hari terakhir, listrik di 16 jalur utama Rote sudah bisa normal kembali.

Jalur utama tersebut yakni pusat pemerintahan dan pusat-pusat perbelanjaan atau bisnis. Wilayahnya meliputi Kelurahan Metina, Desa Oelunggu, Desa Lekunik, Helebeik hingga Tuanatuk.

Manager PLN ULP Rote melalui Supervisor (SPV) Jaringan, Arya Widi kepada TIMEX saat ditemui di kantornya, Rabu (7/4) menyebutkan, untuk mempercepat proses perbaikan terhadap kerusakan jaringan listrik, pihaknya menerjunkan sebanyak 25 personil. Jumlah tersebut ditambah lagi dengan 30 vendor, sehingga keseluruhanya berjumlah 55 personil untuk melakukan tindakan perbaikan secara terpusat.

“Setelah dilanda badai, kami langsung perbaiki setiap jaringan yang terdampak atau rusak. Semua personil kami himpun untuk melakukan perbaikan secara terpusat, dibantu oleh para vendor,” jelas Arya Widi.

Arya mengatakan, meski berbekal jumlah personil yang sangat terbatas, pihaknya berupaya maksimal agar secepatnya masyarakat dapat menikmati listrik pasca dilanda badai. “Dibutuhkan waktu selama seminggu untuk menyelesaikan perbaikan dan listrik bisa dinyalakan di beberapa wilayah di seputaran Kota Ba’a,” katanya.

Selanjutnya, perbaikan kerusakan terus dilakukan di setiap jalur utama sehingga dibutuhkan waktu selama 16 hari, untuk bisa menyelesaikan perbaikan dan listrik dinyalakan di jalur tersebut.

“Listrik di beberapa wilayah dalam Kota Ba’a bisa menyala dalam minggu ini. Dan kami butuh waktu 16 hari untuk fokus pada jalur utama, yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Lobalain,” ungkap Arya. “Untuk kebutuhan material, kami masih punya stok sehingga kerusakan yang ada bisa ditanggulangi,” tambahnya.

Arya menyebutkan, wilayah dalam Kota Ba’a akan dialiri listrik terlebih dahulu. Tepatnya di sebagian wilayah Alukama Kelurahan Mokdale, wilayah Oeteas, Desa Helebeik. Kemudian Lelain, di Desa Holoama. Semua wilayah tersebut berada di Kecamatan Lobalain.

Arya mengungkapkan, dari 265 gardu yang ada di Rote, sebanyak 200 gardu terdampak badai ini. Dan dari jumlah gardu terdampak itu, 27 diantaranya sudah diperbaiki dihari pertama kegiatan perbaikan jaringan, pada Selasa (6/4).

Dari hasil perbaikan tersebut, lima gardu diantaranya sebenarnya sudah bisa dialiri listrik. Namun, hal tersebut belum bisa dilakukan karena menghindari adanya kecemburuan dari pelanggan lainnya yang bisa saja menimbulkan persoalan baru.

“Sebenarnya sudah bisa dinyalakan untuk lima gardu setelah diperbaiki. Namun itu belum dilakukan untuk menghindari adanya kecemburuan dari pelanggan lainnya yang berada dalam satu wilayah tetapi belum nyala listriknya,” sebut Arya.

Arya menambahkan, guna mempercepat perbaikan, pihaknya juga bekerja pada malam hari. “Kami berterima kasih karena kami didukung oleh pihak TNI dan Polri, melalui kehadiran personil yang dikirimkan ke setiap titik pekerjaan perbaikan jaringan,” ucap Arya.

Bahkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Rote Ndao, AKBP Fellin Hermanto, demikian Arya, turut serta dengan tim melakukan perbaikan kerusakan. Kehadiran tersebut selain memotivasi, juga membantu dengan menyumbangkan alat penerangan.

“Tim kami bekerja hingga malam hari, yang dibantu oleh aparat keamanan dari TNI/Polri. Kami termotivasi dengan kehadiran Pak Kapolres yang datang dan membantu alat penerangan berupa senter, disaat tim masih bekerja hingga malam hari,” pungkasnya. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top