Badai Seroja Pergi, Muncul Siklon Tropis Odette, BMKG: Waspadai Dampak Tak Langsung | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Badai Seroja Pergi, Muncul Siklon Tropis Odette, BMKG: Waspadai Dampak Tak Langsung


Siklon Tropis Seroja saat melanda NTT pada Jumat (2/4) hingga Senin (5/4). BMKG kembali menginformasikan adanya pertumbuhan Siklon Tropis Odette di Samudera Hindia. Warga diminta waspada dampak tak langsung, dan tidak panik karena posisinya jauh dari wilayah Indonesia.(ISTIMEWA)

NASIONAL

Badai Seroja Pergi, Muncul Siklon Tropis Odette, BMKG: Waspadai Dampak Tak Langsung


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Kedeputian Bidang Meteorologi mengeluarkan informasi mengenai adanya pertumbuhan siklon tropis odette di Samudera Hindia, yang memberikan dampak tidak langsung bagi wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyampaikan, pertumbuhan siklon tropis odette berawal dari bibit siklon 90S yang tumbuh sejak Jumat (2/4) lalu. Muncul bersamaan dengan bibit siklon atau cikal bakal Siklon Tropis Seroja.

“Bibit siklon 90S yang sejak tanggal 2 April 2021 muncul bersamaan dengan bibit siklon cikal bakal siklon Seroja saat ini telah tumbuh menjadi Siklon Tropis Odette di Samudra Hindia,” kata Guswanto melalui keterangan tertulis, Jumat (9/4).

Menurut hasil monitoring BMKG, posisi siklon ini berada pada 14.2 LS dan 107.77 BT atau sekitar 780 kilometer selatan barat daya dari Cilacap, Jawa Tengah.

Guswanto menyebut, kecepatan angin maksimum pada pusat sirkulasi Siklon Tropis Odette mencapai 45 knots atau sekitar 80 kilometer per jam dan tekanan udara di pusat sirkulasinya adalah 900 hPa.

Guswanto juga menjelaskan, pemberian nama siklon tropis odette ini dilakukan oleh Australian Bureau of Meteorology (BoM) Tropical Cyclone Warning Center (TCMC). Karena posisi siklon tropis ini berada pada wilayah tanggung jawab Australia. “Karena posisi siklon tropis tersebut berada di wilayah tanggung jawab Australia,” ucap Guswanto.

Menurut prediksinya, siklon tropis odette akan terus bergerak ke arah selatan-barat daya menjauhi wilayah Indonesia dengan intensitas yang cenderung melemah.

BACA JUGA: BMKG Deteksi 2 Bibit Siklon Tropis, Bisa Picu Cuaca Ekstrem

Keberadaan siklon tropis seroja dan aiklon tropis odette dalam 24 jam ke depan ini, memberikan dampak tidak langsung seperti potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali, akan tetapi tidak ekstrem seperti dampak Siklon Tropis Seroja yang melanda sebagian besar wilayah NTT dan NTB.

“Potensi tersebut dipastikan tidak akan seekstrem seperti ketika kejadian Siklon Tropis Seroja masih di dekat wilayah Nusa Tenggara Timur,” ujar Guswanto.

Sedangkan potensi dampak gelombang tinggi, dia menjelaskan bahwa hal itu dapat terjadi hingga 2 hari ke depan.

Dalam hal ini, Guswanto menjelaskan bahwa tinggi gelombang 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Jawa, Perairan Selatan Pulau Bali hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas bagian Selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Sawu, dan Perairan Selatan Pulau Rote.

Kemudian tinggi gelombang 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan Selatan Pulau Jawa, dan Samudra Hindia selatan NTB hingga NTT. Selanjutnya, tinggi gelombang 4.0-6.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa-Bali.

Dengan melihat hasil analisa dan prakiraan perkembangan pertumbuhan Siklon Tropis Odette tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati pada potensi angin kencang dan hujan lebat yang masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah serta mewaspadai potensi dampak seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang. “Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati,” ucap Guswanto.

Dia meminta, seluruh pemangku kebijakan di daerah juga diharapkan dapat mempersiapkan segala hal yang dianggap perlu untuk mengantisipasi adanya dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan dari adanya siklon tropis tersebut. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top