Benahi Kerusakan Jaringan Listrik di NTT, Pimpinan dan Staf PLN Tinggalkan Keluarga | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Benahi Kerusakan Jaringan Listrik di NTT, Pimpinan dan Staf PLN Tinggalkan Keluarga


POSE BERSAMA. Direktur PT. Timor Express Intermedia, Haeruddin (kedua kiri) didampingi Sekretaris Redaksi, Linda Makandoeloe (kiri) foto bersama GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko (kedua kanan) didampingi Manager PT. PLN (Persero), Arif Rohmatin usai pertemuan silaturahmi di Graha Pena, Sabtu (10/4). (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

BISNIS

Benahi Kerusakan Jaringan Listrik di NTT, Pimpinan dan Staf PLN Tinggalkan Keluarga


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Bencana badai Siklon Tropis Seroja yang meluluhlantakkan jaringan listrik di wilayah NTT menyisakan kesan haru bagi pimpinan dan staf PLN wilayah NTT.

Bagaimana tidak, para pejabat dan staf PLN rela meninggalkan keluarganya dan turun lapangan guna membereskan jaringan listrik yang rusak dimana-mana akibat hantaman badai Seroja yang terjadi di wilayah NTT, mulai Jumat (2/4) hingga Senin (6/4) lalu.

“Demi masyarakat NTT, dan untuk tetap memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya pelanggan PLN, kami rela tinggalkan keluarga dan turun lapangan siang malam tanpa kenal lelah untuk memperbaiki jaringan listrik kita yang rusak parah dimana-mana. Ini semua karena rasa cinta kepada masyarakat, khususnya pelanggan PLN yang ada di NTT,” ungkap Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Ita Yupukoni saat mendampingi General Manager (GM) PT. PLN (Persero) UIW NTT, Agustinus Jatmiko ke kantor Timor Express di Graha Pena, Sabtu (10/4) pagi.

Dalam kunjungan itu, GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko diterima Direktur PT. Timor Express Intermedia, Haeruddin dan beberapa pimpinan bagian. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko dalam pertemuan yang berlangsung sekira 30 menit itu mengakui betapa sulit dan beratnya penanganan atas kerusakan jaringan listrik di NTT akibat bencana badai Siklon Tropis Seroja.

Walau demikian parahnya kerusakan jaringan listrik tersebut, Agustinus mengaku, hingga pagi ini sudah ada banyak kerusakan yang berhasil dibenahi dan sebagian masyarakat sudah bisa menikmati penerangan listrik.

“Pasca badai Seroja memang banyak jaringan kami rusak cukup parah karena tertindih pohon-pohon besar yang tumbang di sekitar jalur jaringan PLN. Kami terpaksa kerja keras untuk memotong kayu-kayu besar itu dan pindahkan biar bisa perbaiki jaringan yang putus dan lain sebagainya sehingga masyarakat secepatnya mendapat pelayanan penerangan dari PLN seperti semula. Saat ini progres perbaikan jaringan rusak makin maju, mudah-mudahan cepat selesai,” ungkap Agustinus.

BACA JUGA: 2.410 Gardu Listrik Rusak Akibat Badai Seroja di NTT, PLN Baru Berhasil Perbaki 359 Gardu

BACA JUGA: PLN Rote Percepat Perbaikan Jaringan, Nyalakan 16 Jalur Utama

Agustinus mengaku, pembenahan kerusakan jaringan listrik di wilayah NTT pasca bencana beberapa hari lalu, hingga hari ini berlangsung lancar dan cenderung melaju. Ini semua berkat dukungan dari pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota se NTT.

“Hari pertama pasca kejadian kami langsung koordinasi dengan Pak Danrem, Pak Kapolda dan Pak Guberbur. Syukur berkat dukungan anggota tentara, polisi dan masyarakat, khusus kota Kupang hari pertama langsung tiga gardu utama yang rusak seperti jalur Lippo, El Tari langsung berfungsi kembali,” beber Agustinus.

Agustinus menyebutkan, karena parahnya kerusakan jaringan listrik milik PLN di NTT, pihaknya membutuhkan waktu dan tenaga kelistrikan dalam jumlah yang cukup banyak. Karena itu selain mengandalkan staf PLN yang ada di wilayah NTT, pihaknya mendapat tambahan dukungan teknisi listrik dari luar NTT. Seperti Makasar, Bali, Surabaya, Jakarta, Semarang, dan beberapa daerah lainya.

“Hari ini kami dapat tambahan tenaga dari Jakarta dan Semarang untuk membantu mempercepat perbaikan jaringan listrik yang belum pulih seperti di Rote dan Sabu Raijua. Kami minta dukungan masyarakat biar masalah kerusakan jaringan listrik cepat teratasi sehingga masyarakat bisa menikmati pelayanan PLN lebih baik lagi,” pintanya.

Direktur PT. Timor Express Intermedia Kupang, Haeruddin mengapresiasi kinerja PLN UIW NTT yang cepat dan tanggap merespon masalah kerusakan jaringan listrik di NTT pasca bencana badai Siklon Tropis Seroja.

“Kami senang dan bangga dengan kinerja pelayanan PLN NTT dalam menangani masalah kerusakan jaringan listrik yang terjadi pasca bencana badai Seroja baru-baru ini. Dalam beberapa hari saja sebagian besar kerusakan jaringan listrik di Kota Kupang sudah teratasi dengan baik. Saya mendengar informasi sampai pagi ini progres perbaikan jaringan listrik sudah mencapai 70 persen. Ini sebuah kinerja yang sangat bagus bagi masyarakat NTT,” ungkap Haeruddin.

Menurut Haeruddin, masalah kerusakan jaringan listrik PLN di NTT bakal cepat selesai jika ada dukungan masyarakat sekitar. Karena itu, Haeruddin meminta masyarakat sekitar untuk bahu-membahu membersihkan pepohonan yang tumbang di sekitar wilayah tinggal masing-masing.

“Ini penting mengingat kondisi kerusakan jaringan listrik di NTT cukup parah. Jadi butuh dukungan dan kerja sama yang baik sehingga masalahnya cepat teratasi. Kalau kita semua tunggu petugas PLN yang datang bersihkan pohon-pohon yang jatuh, kapan baru masalah bisa selesai karena kerusakan terjadi dimana-mana,” ujar Haeruddin. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top