Kapal Asing Selamatkan 2 Nelayan Raijua yang Sempat Dinyatakan Hilang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kapal Asing Selamatkan 2 Nelayan Raijua yang Sempat Dinyatakan Hilang


SELAMAT. Dua nelayan Raijua (pakai life jacket) yang ditolong kapal asing saat terempas gelombang badai Seroja tiba dengan selamat di Pelabuhan Bhee, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Sabtu (10/4) sekira pukul 15.15 Wita. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Kapal Asing Selamatkan 2 Nelayan Raijua yang Sempat Dinyatakan Hilang


Terempas ke Laut Lepas Akibat Badai Siklon Tropis Seroja

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dua orang nelayan, warga Pulau Raijua, Kabupaten Sabu Raijua yang sempat dinyatakan hilang akibat terjangan badai Siklon Seroja, pada Minggu (4/4) lalu, akhirnya ditemukan.

Kedua nelayan itu dikabarkan telah kembali setelah diselamatkan dan dituntun oleh sebuah kapal asing yang berlayar di wilayah perairan Australia.

Kedua nelayan tersebut masing-masing adalah Niba Uli, warga RT 18/RW 09, Lingkungan V Kelurahan Ledeke, dan Isak Uru Dadi, warga RT 06, RW 03Lingkungan II, Kelurahan Ledeke, Kecamatan Raijua. Kedua nelayan ini terempas ke laut lepas ketika badai Seroja menerjang wilayah NTT akhir pekan lalu.

Penjabat Bupati Sabu Raijua, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si yang dihubungi media ini kemarin (10/4), membenarkan kabar tersebut.

“Berdasarkan laporan Camat Raijua seperti itu. Mereka diselamatkan oleh kapal kapal luar di perairan Australia. Keduanya ditemukan pada hari Kamis tanggal 8 April 2021 pagi harinya,” kata Doris.

Dikatakan, setelah ditemukan oleh kapal asing tersebut, kedua nelayan bersama kapalnya itu dituntun untuk kembali masuk ke perairan Indonesia dan tiba di Pulau Ndana pada Sabtu, 10 April 2021 pagi harinya.

Selain menyelamatkan keduanya, kapal asing itu juga memberikan bantuan berupa beras 50 kg, air mineral 20 karton, ikan kaleng 2 dos, mie instan 5 dos, minuman aleng 5 karton, biah apel 2 karung, solar 3 jerigen besar (105 liter), life jacket 2 buah.

Selain bantuan kapal asing, kedua nelayan itu juga mendapat bantuan dari satu kapal Indonesia yang melintas di sekitar Pulau Ndana berupa solar lagi 1 jerigen (35 liter).

“Kedua nelayan tersebut tiba sekitar pukul 15.15 Wita di Pelabuhan Bhee, Kecamatan Raijua. Saat ini mereka telah diantar ke rumah masing-masing di Kelurahan Ledeke,” kata Doris yang juga Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Administrasi Umum Setda NTT ini. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top