Penamas Datangi Posko Bencana, Salurkan 1.000 Paket Sembako | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penamas Datangi Posko Bencana, Salurkan 1.000 Paket Sembako


BERBAGI. Pimpinan Penamas Kupang, Lucky (kanan) menyerahkan bantuan sembako secara simbolis yang diterima oleh Ketua Majelis Nazareth Oesapa Timur, Pdt. Esterina J. Nunuhitu-Marunduri, S.Th., Kamis (8/4). (FOTO: IMRAN LIARIAN/TIMEX)

BISNIS

Penamas Datangi Posko Bencana, Salurkan 1.000 Paket Sembako


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Perusahaan Rokok Penamas Kupang yang baru dua bulan mengembangkan sayap bisnisnya di Kota Kupang menunjukkan kepeduliannya menyikapi dampak bencana alam Siklon Tropis Seroja yang melanda wilayah NTT beberapa hari lalu.

Aksi nyata Penamas ini diwujudkan dengan mendatangi posko bencana yang tersebar di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang guna menyalurkan 1.000 paket sembako kepada warga terdampak bencana alam ini, Kamis (8/4).

Penyerahan bantuan itu dipimpin langsung Pimpinan Penamas Kupang, Lucky beserta seluruh karyawannya. Satu persatu posko bencana didatangi manajemen. Misalnya posko bencana di Kantor Lurah Oesapa yang disambut dengan sukacita oleh Lurah Oesapa, Kiai Kia.

“Kami memberikan sedikit bantuan kepada korban bencana alam di 10 titik yang tersebar di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban yang dialami warga terdampak,” kata Lucky seraya menambahkan, bantuan ini atas dasar kasih sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama.

Bantuan serupa, lanjut Lucky, juga diberikan kepada warga terdampak bencana alam di Kabupaten TTS, TTU, Belu, dan Kabupaten Malaka.

Lurah Oesapa, Kiai Kia mengapresiasi sekaligus menyampaikan terima kasih yang tulus kepada keluarga besar Penamas yang sudah datang dan mau berbagi kasih dengan masyarakat terdampak bencana alam. “Bantuan ini akan kami salurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” jelas Kiai Kia.

Kiai Kia menyebutkan, jumlah warga di wilayah yang ia pimpin sebanyak 33 ribu jiwa. Berdasarkan dan sementara dan pemantauan lapangan, sebanyak 70 persen lebih warga Oesapa terkena dampak bencana itu. Paling banyak menimpa rumah-rumah penduduk.

“Sekitar 500 rumah rusak. Ini pun belum terdata semua dan kami masih sementara melakukan pendataan. Dampak dari bencana alam ini fasilitas ekonomi yakni lokasi pasar tradisional Oesapa juga hancur. Sementara untuk perahu nelayan yang tenggelam itu sekitar 20an lebih,” bebernya.

Setelah menyerahkan bantuan di posko bencana Kantor Lurah Oesapa, keluarga besar Penamas mendatangi posko bencana yang berpusat di Gereja Betel Oesapa, dan diterima langsung Ketua Majelis Jemaat Betel Oesapa Tengah, Pdt. Wennyi Djahimo-Maahury, S.Th.

Penamas kemudian menuju posko bencana di Gereja Nazareth Oesapa Timur, dimana bantuan itu diterima Ketua Majelis Jemaat Nazareth Oesapa Timur, Pdt. Esterina J. Nunuhitu Marunduri, S.Th. Masih di area Kota Kupang, rombongan Penamas Kupang mendatangi Gereja Elim Lasiana dan diterima oleh Ketua Majelis Jemaat setempat, Pdt. Dafronz Waangsir-Pello, S.Th.

Selanjutnya bergerak ke Kabupaten Kupang, tepatnya di Gereja Elim Naibonat dan diterima oleh Ketua Majelis Jemaat Elim Naibonat, Pdt. Daud Tari, S.Th. Tim bergerak lagi ke Gereja Mizpa Tetebudale, Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Rombongan Penamas Kupang menyerahkan bantuan sembako dan diterima secara simbolis oleh Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Ningsih Nome-Fiah, S.Th.

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Jemaat Mizpa Tetebudale, Pdt. Ningsih Nome-Fiah, S.Th. menyampaikan terima kasih kepada Penamas Kupang yang sudah membagi berkat bagi warga terdampak bencana ini.

“Dengan berkat yang ada ini sangat membantu masyarakat. Kami ucapkan terima kasih kepada Penamas yang sudah peduli dengan memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana alam,” ungkapnya.

Pdt. Ningsih menyebutkan, jemaat yang ia pimpin terbagi dalam 8 rayon. Sebanya 83 kepala keluarga (KK) yang menjadi jemaat Mizpa Tetebudele terdampak langsung bencana tersebut.

Sementara warga dari Dusun IV, Desa Pukdale, kata Pdt. Ningsih, ada 161 KK yang terkena dampak bencana alam. “Rumah warga yang benar-benar hancur akibat banjir sehingga rata dengan tanah sebanyak 31 unit,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Gembala Gereja Kristen Perjanjian Baru Masa Depan Cerah Tuapukan, Oktofianus Nalle, dan Pengawas Panti Asuhan Roslin, Delvi Sevrianus Lassa, setelah keluarga besar Penamas Kupang menyerahkan bantuan sembako di lokasi ini. (mg22)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top