HH Bantu Sembako untuk Warga Sumtim Korban Bencana di 6 Titik Pengungsian | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

HH Bantu Sembako untuk Warga Sumtim Korban Bencana di 6 Titik Pengungsian


PEDULI. Staf Khusus Bidang Politik Herman Herry, Rony Bunga menyerahkan bantuan untuk warga Sumba Timur terdampak banjir bandang yang mengungsi di salah satu titik pengungsian, Minggu (11/4). Tampak Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing (kiri) dan Kapolres, AKBP Handrio Wicaksono (kedua kiri). (FOTO: ISTIMEWA)

POLITIK

HH Bantu Sembako untuk Warga Sumtim Korban Bencana di 6 Titik Pengungsian


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry tak cuma mendirikan dapur umum untuk membantu korban bencana banjir akibat badai Seroja yang melanda NTT, khususnya di Sumba Timur (Sumtim). Politikus senior PDI Perjuangan ini juga menyalurkan sejumlah bantuan bahan kebutuhan pokok (Sembako) untuk warga Sumtim yang mengungsi di lima titik pengungsian di wilayah itu pada Minggu (11/4).

Bantuan politikus Senayan yang akrab disapa HH itu diwakilkan kepada Wakil Ketua I DPD PDI Perjuangan NTT, Rony Bunga bersama Bupati Sumtim, Khristofel Praing didampingi Kapolres Sumtim, AKBP Handrio Wicaksono, SIK.

Rony Bunga yang juga Staf Khusus Bidang Politik HH kepada TIMEX, Minggu (11/4) menyebutkan, bantuan yang diberikan untuk para pengungsi bencana banjir di Sumtim berupa beras sebanyak lima tom, mie instan 500 dos, dan air mineral 500 dos.

Sasaran bantuan itu, sebut Rony, adalah pada lokasi pengungsian, masing-masing di Kampung Padadita, posko pengungsian Kelurahan Kambaniru, posko pengungsian GKS Jemaat Mauliru, posko pengungsian GKS Jemaat Lambanapu Ranting Tanau, posko pengungsian masyarakat RT 02/RW 01, Kelurahan Watumbaka, dan masyarakat RT 05/RW 02, Kelurahan Malumbi.

“Jadi Bapak HH setelah menyerahkan bantuan langsung di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, saya diutus beliau untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan di Sumba Timur. Jadi tadi ikut juga Bupati Sumba Timur, Pak Kris Praing dan Kapolres, AKBP Handrio Wicaksono,” ungkap Rony yang menambahkan, usai menyerahkan bantuan, rombongan juga meninjau Bendungan Kambaniru yang rusak akibat banjir bandang.

Bupati Khristofel Praing yang ikut menyerahkan bantuan itu mengungkapkan, atas nama pemerintah dan masyarakat Sumba Timur, pihaknya berterima kasih kepada HH dan PDI Perjuangan yang telah mewujudkan kepeduliaan dan empatinya melalui bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir bandang di wilayah itu.

Negara Wajib Hadir

Sebelumnya, HH meminta Pemerintah Pusat dan Pemprov NTT bekerja lebih cepat untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana Siklon Tropis Seroja, dimana masih banyak yang belum tersentuh bantuan dan perhatian.

“Jadi, setelah menyerap aspirasi dan turun ke masyarakat selama dua hari di NTT, kita melihat keadaan di sana betul-betul memprihatinkan. Lebih dari 12 ribu rumah diperkirakan porak-poranda diterjang badai dahsyat yang terjadi pada 4-5 April lalu,” kata HH kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (10/4).

BACA JUGA: HH Bantu Sembako untuk Korban Bencana di 7 Kabupaten, Buka Dapur Umum di Waingapu

BACA JUGA: Megawati Perintah Kader Bantu Korban Seroja, HH: Wujud Tanggung Jawab PDIP

Melihat kondisi itu, HH menyatakan bahwa negara wajib hadir lewat upaya rehabilitasi dan relokasi bagi warga NTT. “Saya sebagai legislator asal NTT memiliki kewajiban konstitusional untuk memastikan pemerintah melakukan upaya tersebut,” ucapnya.

Secara khusus, Herman menyoroti minimnya bantuan dari pemerintah terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Sabu Raijua yang terdampak cukup parah. Sebanyak hampir lima ribu rumah mengalami kerusakan hebat hingga menyebabkan ratusan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Herman menyebut bahwa belum adanya bupati definitif di Sabu Raijua membuat penanganan warga terdampak bencana di wilayah ini harus dilakukan secara lintas kabupaten.

“Bicara Sabu Raijua, hingga hari ini belum ada bupati definitif. Karenanya Pemerintah Provinsi NTT harus cepat dan tanggap melakukan langkah terobosan lintas kabupaten dan saya rasa Gubernur NTT pasti sudah melakukan terobosan tersebut,” tuturnya.

Sebagai bentuk partisipasi pribadi, HH mengaku sudah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk menyalurkan beras dan bahan makanan lain ke masyarakat karena tentunya itu yang paling mereka butuhkan saat ini. Tetapi, terkait apa yang dikatakan bahwa di Sabu Raijua masih belum ada sentuhan dari pemerintah pusat, kita mengimbau pemerintah pusat untuk sesegera mungkin mengambil langkah terobosan. “Fokus perhatian harus juga diberikan untuk masyarakat Sabu Raijua,” tandas HH, wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) NTT II meliputi Timor, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Sumba.

HH menyebutkan, untuk sejumlah daerah di NTT terdampak bencana, pihaknya telah menyerahkan paket bantuan berupa sembako, selimut, masker, dan pakaian bayi. Bantuan ini diberikan kepada warga di sejumlah titik pengungsian, termasuk untuk perbaikan rumah ibadah.

HH secara khusus memacu semangat masyarakat NTT untuk tabah dan memetik hikmah dari peristiwa yang mereka alami saat ini. “Saya berharap masyarakat NTT tabah kendati tengah tertimpa kesusahan seperti ini dan tetap berusaha bersyukur karena saya percaya bahwa Tuhan tidak pernah memberikan cobaan lebih dari kesanggupan kita,” katanya.

HH menyebutkan, kehadiran dirinya bersama sejumlah kader PDIP ke lokasi bencana untuk melihat langsung kondisi sesungguhnya yang dialami sesama saudara di NTT. “Ini bentuk solidaritas sebagai sesama anak-anak NTT yang diutus oleh rakyat NTT sebagai wakilnya di DPR,” pungkas HH. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top