Tak Cuma Ispa, Pengungsi Korban Seroja Terdeteksi Positif Hasil Rapid Antigen | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tak Cuma Ispa, Pengungsi Korban Seroja Terdeteksi Positif Hasil Rapid Antigen


RAPID ANTIGEN. Petugas kesehatan dari Puskesmas Bakunase saat melakukan repid antigen kepada warga yang mengungsi di Labat, Senin (13/4). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Tak Cuma Ispa, Pengungsi Korban Seroja Terdeteksi Positif Hasil Rapid Antigen


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dampak pasca bencana Siklon Tropis Seroja yang menyerang pengungsi di Kota Kupang tak cuma infeksi saluran pernapasan atas (Ispa). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang yang rutin melakukan pemeriksaan dengan metode rapid test antigen terhadap para pengungsi di titik-titik pengungsian Kota Kupang menemukan dua warga dinyatakan positif.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Dinkes Kota Kupang, Sri Wahyuningsi, saat diwawancarai Selasa (13/4) menjelaskan, dua warga yang dinyatakan positif hasil rapid antigen itu, salah satunya ditemukan petugas kesehatan Puskesmas Oesapa. Dan saat ini warga itu sudah diisolasi di hotel yang telah disiapkan oleh Dinkes.

“Tim Puskesmas Oesapa juga langsung turun untuk melakukan penelusuran terhadap kontak erat dan telah dilakukan rapid antigen, dan hasilnya negatif,” ungkap Sri.

Masih menurut dia, pihak Puskesmas Oesapa juga melakukan pemantauan dan tindak lanjut dengan melakukan test PCR. “Jadi kemarin ada satu orang di Oesapa, hasil rapid antigen positif, dan langsung diisolasi di hotel yang disiapkan untuk dipantau, dan akan ditindaklanjuti dengan PCR,” kata Sri.

Sri lanjutkan, satu warga lain yang juga positif rapid antigen ditemukan petugas Puskesmas Bakunase, dan sudah dilakukan PCR untuk kontak erat. “Ada satu di Bakunase, dan sudah melakukan tes PCR untuk kontak aret yang ditelusuri sebanyak 55 orang,” ujarnya.

BACA JUGA: Warga di Pengungsian Mulai Terserang Ispa

Sri jelaskan, untuk semua posko pengungsian yang ada di Kota Kupang sudah dilakukan rapid test antigen, dan posko lainnya hasil negatif. Misalnya di Gereja Eden Kisbaki, GMIT Betel Maulafa, GMIT Kaisarea BTN, dan tempat posko lainnya.

“Dari puskesmas sudah turun ke semua posko sejak hari pertama pasca bencana untuk membagikan masker kepada masyarakat, juga memberikan penyuluhan atau promosi kesehatan,” kata Sri.

Dikatakan, Puskesmas Pasir Panjang juga akan melakukan rapid antigen di salah satu tempat pengungsian pada Rabu (14/4).

Prinsipnya, kata Sri, tim Dinkes berupaya untuk tidak terjadi penularan Covid-19 di tempat-tempat pengungsian dengan cara melakukan repid antigen dan melakukan edukasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebelumnya, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore juga menginstruksikan kepada Dinkes Kota Kupang agar terus melakukan pelayanan kesehatan terutama di posko-posko pengungsian karena warga yang terdampak sangat rentan terserang penyakit.

Jefri Riwu Kore juga meminta masyarakat yang berada di posko pengungsian agar apabila ada keluhan terkait dengan kesehatan maka segera berkoordinasi atau melaporkan ke Puskesmas terdekat. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top