468 Rumah di TTU Rusak Akibat Badai Seroja, Ini yang Pemerintah Siapkan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

468 Rumah di TTU Rusak Akibat Badai Seroja, Ini yang Pemerintah Siapkan


TERENDAM BANJIR. Sejumlah rumah warga di Kota Kefamenanu yang terendam banjir akibat dari dampak Badai Seroja pekan lalu. Tampak sejumlah anggota TNI Kodim 1618/TTU mendatangi satu per satu rumah warga untuk memastikan dan mengamankan penghuninya. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

468 Rumah di TTU Rusak Akibat Badai Seroja, Ini yang Pemerintah Siapkan


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 468 rumah warga di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengalami kerusakan, baik itu rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan akibat terdampak badai Seroja yang melanda wilayah setempat akhir pekan lalu.

Sesuai data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU, sebanyak 2.963 kepala keluarga (KK) terdampak badai itu. Semuanya tersebar di 96 desa/kelurahan pada 24 kecamatan di wilayah itu.

Kepala BPBD TTU, Yosefina Lake kepada Timor Express, Rabu (14/4) mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan terkait kerusakan yang dialami oleh warga. “Akumulasi mereka yang terdampak badai Seroja itu sebanyak 2.963 KK. ada yang rumahnya terendam banjir, ada yang kebun-kebunnya terendam banjir. Itu dihitung per-KK termasuk rumah-rumah yang rusak,” ungkapnya.

Sesuai data menurut tingkat kerusakan, demikian Yosefina, rumah yang rusak berat dialami 397 KK. Selain itu, sebanyak 44 KK rumahnya masuk kategori rusak sedang. Sedangkan yang rusak ringan sebanyak 31 kk.

Sementara, 2.496 KK lainnya di TTU mengalami kerusakan pada lahan pertanian, baik itu lahan perkebunan maupun lahan persawahan.

Menurut Yosefina, berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala BNPB RI, Doni Munardo, bahwasannya, rumah korban bencana banjir dan angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu yang termasuk dalam kategori rusak berat akan diberikan bantuan sebesat Rp 50 juta. Sementara rumah korban banjir dan angin kencang yang mengalami kerusakan sedang mendapat bantuan Rp 25 juta, sedangkan yang rusak ringan mendapat Rp 10 juta.

Meskipun begitu, kata Yosefina, BPBD TTU masih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait pemberian bantaun dan lain-lain. “Pemerintah Pusat menyiapkan sejumlah anggaran untuk penanggulangan bencana dan data dari Kabupaten TTU sudah dikirim ke pemerintah provinsi maupun pusat,” pungkasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top