Memasuki Bulan Puasa, Semangat kami tetap satu untuk NTT Terang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Memasuki Bulan Puasa, Semangat kami tetap satu untuk NTT Terang


PERBAIKI TOWER. Petugas PLN dibantu masyarakat dan unsur terkait lainnya bahu membahu membenahi tower yang rusak akibat bencana alam pekan lalu. (IST)

Advetorial

Memasuki Bulan Puasa, Semangat kami tetap satu untuk NTT Terang


KUPANG, TIMEXKUPANG.com- Awal Puasa, 1 Ramadhan 1442 H/2021 M, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT terus berupaya memulihkan kondisi kelistrikan pascabencana alam badai siklon tropis seroja di NTT. Sesuai rilis yang diterima Rabu (14/4), General Manager (GM) PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menjelaskan pemulihan sistem kelistrikan yang terganggu akibat bencana alam siklon tropis seroja di NTT sudah berangsur pulih,

“Komitmen PLN untuk memulihkan kelistrikan akan terus dilanjutkan. Dan, petugas pun yang berpuasa tetap menjalankan ibadahnya,” kata Agustinus Jatmiko.

Dijelaskan, PLN UIW NTT juga terus berupaya membangun tower emergency untuk empat Kabupaten. Yakni Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Belu.

“Kami usahakan dalam minggu ini dapat selesai dan tersalurkan ke empat kabupaten tersebut. Bahkan bisa lebih cepat pemulihannya. Di samping itu juga tetap paralel memulihkan jaringan sutm (saluran udara tegangan menengah 20kV, jtr (jaringan tegangan rendah) dan sambungan rumah di seluruh wilayah Kota Kupang dan kabupaten-kabupaten terdampak” lanjutnya menjelaskan.

GM PLN UIW NTT juga menyebutkan bahwa sampai saat ini yakni Rabu (14/4), PLN sudah menerjunkan lebih dari 1000 personel untuk percepatan pemulihan jaringan kelistrikan yang rusak akibat bencana alam badai siklon tropis seroja.

Salah satu relawan, Arter Rykh Tawaang dari PLN UIKL Sulawesi UPT Manado mengatakan, pihaknya datang menjadi relawan untuk membantu pemulihan menggantikan tower transmisi yang ambruk. Dan walaupun memasuki bulan puasa, banyak di sini (NTT, Red) teman-teman relawan yang puasa. Namun tidak mengurangi semangat mereka untuk terus bekerja tanpa mengenal waktu dengan satu tujuan untuk NTT terang.

Sementara itu, masyarakat turut bergotong royong agar listrik cepat menyala, seperti yang dirasakan oleh Alexander Lopo. Warga Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang mengungkapkan bahwa pihaknya melihat hujan deras dan memang longsor yang mengakibatkan miringnya tower dan rusak.

“Jadi, mengganggu aliran listrik. Tapi kami secepatnya membantu PLN agar listrik dapat menyala kembali. Kami membantu membuka jalan karena longsor, jalan masuk ke tower susah,” ungkap Alex.

Saat ini, pihak PLN terus berupaya memulihkan jaringan kelistrikan yang terdampak bencana alam badai siklon seroja di NTT. Tercatat hingga Selasa (14/4) pukul 12.00 Wita di seluruh NTT, PLN telah berhasil memulihkan 2.068 gardu yang terdampak. Karena itu maka sebanyak 342.694 pelanggan kini sudah dapat menikmati listrik kembali. (*/gat)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top