Bawaslu NTT Gerak Cepat Konsolidasi Hadapi PSU di Sabu Raijua | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bawaslu NTT Gerak Cepat Konsolidasi Hadapi PSU di Sabu Raijua


Komisioner Bawaslu NTT bersama pimpinan Bawaslu Sabu Raijua saat mengikuti sidang pembacaan putusan MK terkait sengketa Pilkada Sabu Raijua, Kamis (15/4). (FOTO: Humas Bawaslu NTT)

POLITIK

Bawaslu NTT Gerak Cepat Konsolidasi Hadapi PSU di Sabu Raijua


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat melakukan konsolidasi dan koordinasi menyikapi hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara Nomor 135 /PHP.BUP-XIX/2021 dan 133/PHP.BUP-XIX/2021. Inti dari perkara ini adalah MK memerintahkan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Sabu Raijua tanpa pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Orient P. Riwu Kore-Thobias Uly (IE-RAI) yang telah didiskualifikasi karena status kewarganegaraan Orient.

Ketua Bawaslu NTT, Thomas Mauritius Djawa menyebutkan, langkah strategis yang telah dilakukan adalah melakukan rapat internal dengan Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua yang bertujuan untuk mendapatkan informasi lengkap terkait persiapan pengawasan PSU di Sabu Raijua.

Thomas berharap Bawaslu Sabu Raijua segera melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat, yakni Penjabat Bupati dan Pimpinan DPRD terkait persetujuan anggaran pelaksanaan PSU.

Bawaslu NTT, kata Thomas, akan melakukan koordinasi dengan KPU NTT juga KPU Sabu Raijua terkait desain dan proses tahapan PSU nantinya. “Sehingga kita mendapatkan informasi lengkap terkait bagaimana KPU, KPU NTT, dan KPU Sabu Raijua mendesain tahapan PSU agar jangan sampai pelaksanaannya melewati tenggat waktu 60 hari yang telah ditetapkan MK,” kata Thomas sebagaimana dikutip dari lama resmi Bawaslu NTT, Kamis (15/4).

BACA JUGA: MK Diskualifikasi IE-Rai, KPU NTT Siap Eksekusi Putusan

Bawaslu NTT, demikian Thomas, sebagai lembaga pembina akan melakukan supervisi dan pendampingan kepada Bawaslu Sabu Raijua. Thomas yang merupakan mantan Ketua KPU Ngada tersebut memaparkan beberapa tahapan krusial yang akan menjadi fokus pengawasan Bawaslu yaitu tahapan pengadaan dan pendistribusian logistik, pembuatan TPS, pemungutan dan penghitungan suara di TPS, proses rekapitulasi, dan penetapan rekapitulasi di tingkat kabupaten.

Thomas berharap semua pemangku kepentingan sigap mendukung penyelenggara Pemilu untuk menyukseskan tahapan PSU. “Terkait pengamanan diharapkan keterlibatan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan pelaksanaan PSU di Sabu Raijua,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua, Yudi Tagi Huma menyatakan, pihaknya bakal melakukan persiapan pengawasan PSU melalui koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait. “Kami akan melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Sabu Raijua berkaitan dengan tindak lanjut hasil putusan MK yang harus dilaksanakan paling lama 60 hari,” ujarnya.

Yudi menambahkan, koordinasi dilakukan seluruh pihak yang terlibat, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua terkait anggaran kesiapan pelaksanaan PSU. “Koordinasi juga akan dilakukan dengan pihak-pihak terkait seperti kepolisian perihal pengamanan agar PSU bisa berjalan dengan aman tertib dan damai serta komunikasi melalui Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah),” katanya. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top