Peduli Korban Badai Seroja, Fullgospel Bantu Bahan Bangunan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Peduli Korban Badai Seroja, Fullgospel Bantu Bahan Bangunan


Panitia Pelaksana Baksos FGBMFI Peduli Badai Seroja 2021 mengirim bantuan bahan bangunan ke Sabu Raijua menggunakan KRI Ahmad Yani, di Dermaga Lantamal VII Kupang, Kamis (15/4). (FOTO: HUMAS PANITIA BAKSOS FGBMFI NTT)

KABAR FLOBAMORATA

Peduli Korban Badai Seroja, Fullgospel Bantu Bahan Bangunan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) sebuah perkumpulan usahawan berskala internasional yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang diajarkan Yesus Kristus dalam Injil, menyatakan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak badai siklon tropis Seroja, pada Minggu (4/4) – Senin (5/4) lalu. Untuk diketahui, bahwa badai ini memporak-porandakan ribuan rumah penduduk di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Alor, Sumba, Sabu Raijua, dan beberapa wilayah lainnya di Pulau Flores.

Rumah-rumah ini rusak berat, dikarenakan atapnya diterbangkan angin serta tak sedikit yang tertindih pohon besar. Hingga saat ini, warga sedang mengungsi, dan mencari tempat yang lebih aman untuk berlindung. Bahkan ada yang sementara menetap di tenda pengungsian yang dibangun oleh pemerintah setempat.

Mengacu pada kondisi tersebut, FGBMFI merasa terpanggil untuk mengulurkan tangannya agar sedikit meringankan beban yang ditanggung warga terdampak badai. Sehingga kepengurusan tingkat nasional berkoordinasi dengan regional NTT melakukan aksi donasi.

Bantuan-bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh National Vice President FGBMFI Indonesia, Hengky Lianto, didampingi Ketua Panitia Bencana Badai Siklon Tropis Seroja FGBMFI Regional NTT, Krissantus Fulbertus, Kamis (15/4) pagi di KRI Ahmad Yani saat embarkasi di Kupang.

Menurutnya, ini adalah bukti panggilan dari organisasi ini untuk membantu masyarakat terdampak. Hadir sejumlah tokoh FGBMFI yakni Bobby Lianto, Leopoldo Anang, Usack Benu, Sonny Tamara, Alain Niti Susanto, dan beberapa lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana Bakti Sosial FGBMFI Peduli Badai Seroja 2021, Krissantus Fulbertus, menegaskan bahwa ini adalah wujud kepedulian organisasi terhadap bencana kemanusiaan sehingga pihaknya menggalang donasi ke seluruh member di NTT yang jumlahnya ratusan, untuk berbagi demi meringankan beban warga yang terdampak.

Baginya, besar kecilnya sumbangan bukanlah ukuran, melainkan nilai kasihnya yang dikedepankan. Seluruh donasi itu, dipakai untuk menyediakan bahan bangunan berupa paku, paku seng, seng, termasuk diantaranya bahan makanan secukupnya. Bantuan-bantuan yang dibelanjakan tersebut, diserahkan pada warga yang benar-benar terdampak, dan dari sisi ekonomi, membutuhkan layanan ini, dengan tak memandang suku dan agama.

Lagipula, jenis bantuan yang diserahkan tidak seluruhnya sama, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan setiap wilayah. Organisasi FGBMFI melakukan pendataan terhadap lokasi, serta warga calon penerima sehingga bantuan yang diberikan, tepat sasaran.

Bantuan-bantuan ini sudah didistribusikan sejak Kamis (15/4), baik itu melalui mekanisme door to door ataupun kapal laut. Khusus Kota Kupang, ada tim kecil yang dibentuk untuk penyerahan ke warga terdampak di rumahnya, sedangkan khusus untuk luar daerah, melalui mekanisme transfer ke rekening pengurus organisasi di daerah, lalu dibelanjakan sesuai nilai uang dan diserahkan. Sementara FGBMFI NTT juga bekerjasama dengan Lantamal VII Kupang untuk mengirim bahan bangunan ke Sabu Raijua dengan menggunakan kapal perang.

Sementara Regional President FGBMFI NTT, J. Don Putra Gotama, menjelaskan bahwa aksi sosial yang dilaksanakan organisasi ini, adalah wujud pengamalan terhadap nilai-nilai Kasih yang diajarkan oleh Yesus Kristus, dalam Injil.

Sehingga menurutnya, dengan aksi kecil ini, wujud kepedulian organisasi dari tingkat nasional hingga regional. National board FGBMFI dan pengurus se-Indonesia memberi support  berupa moril maupun materil, sehingga pihak regional, demikian Don, sangat berterimakasih atas perhatian national board, regional board, dan member, serta seluruh anggota Arisan Rantai Kasih yang terdiri dari ibu-ibu Ladies of Fellowship (LOF).

“Saya bersyukur sekali dengan rekan, sahabat sepelayanan dalam panitia kami FGBMFI manakala walau semua terkena dampak badai, namun tak menyurutkan niatnya untuk berbuat baik bagi sesama yang mungkin lebih menderita lagi dari kita,” tegas Don.

Baginya, dalam musibah seperti ini, semua orang terkena dampaknya, hanya bervariasi besarnya dampak. Ini tidak berarti bahwa setiap kita beralasan demikian untuk tidak memberi, melainkan di saat-saat seperti inilah, kita dituntut untuk ikut peduli.

“Yang kami lakukan ini adalah wujud dari sikap ikut serta menanggung beban dari sesama, seperti nilai-nilai kasih yang diajarkan oleh Tuhan Yesus junjungan organisasi ini. Ini implementasi dari ayat yang saya kutip yakni Galatia 6:2, bunyinya ‘Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus,” tegas Don.  Bahkan aksi ini bukan yang pertama, melainkan yang kesekian. Sebelumnya, FGBMFI NTT menggelar bhakti sosial membagi-bagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak COVID 19. (boy)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top