PT. Artajasa Pembayaran Elektronis Bantu Korban Seroja Rp 300 Juta Via Bank NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

PT. Artajasa Pembayaran Elektronis Bantu Korban Seroja Rp 300 Juta Via Bank NTT


BANTUAN. Vice President of Card Issuing, PT. Artajasa Pembayaran Elektronis, Praja Karna menyerahkan dana bantuan korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja senilai Rp 300 juta yang diterima Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho di kantor pusat Bank NTT, Rabu (14/4). (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

BISNIS

PT. Artajasa Pembayaran Elektronis Bantu Korban Seroja Rp 300 Juta Via Bank NTT


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Bantuan korban badai Siklon Tropis Seroja yang mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah di sejumlah kabupaten/kota Provinsi NTT akhir pekan lalu terus mendapat perhatian banyak kalangan. Salah satunya PT. Artajasa Pembayaran Elektronis yang berpusat di Jakarta.

Perusahaan berskala nasional ini memberi bantuan sebesar Rp 300 juta kepada para korbam bencana badai Seroja di NTT melalui Bank NTT. Bantuan tersesut diterima Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho setelah diserahkan Vice President of Card Issuing, PT. Artajasa Pembayaran Elektronis, Praja Karna bertempat di aula rapat lantai II kantor pusat Bank NTT, Rabu (14/4) siang.

Praja saat itu didampingi jajarannya, yakni Commercial Banking III Head Departement, Aryanto Yudi Prasetio, Product & Implementator Card Issuing, Rahmat Noval Djahuno, dan Account Manager Commercial Banking III, Patuan Sahat.

Penyerahan bantuan korban bencana badai Siklon Tropis Seroja di NTT ini berlangsung usai pertemuan internal para pejabat kedua lembaga di aula lantai II Kantor Bank NTT. “Kami berterima kasih banyak kepada Artajasa selaku lembaga switching yang selama ini banyak memberi suport kepada Bank NTT dengan mengadirikan infrastruktur sistem pembayaran yang lebih cepat dan mudah kepada masyarakat seperti ATM, mobil banking, dan lain sebagainya,” ujar Dirut Alex Riwu Kaho.

Alex menjelaskan, pertemuan internal Direksi Bank NTT dan PT. Artajasa Pembayaran Elektronis guna mengevaluasi kerjasama kedua lembaga itu yang sudah berlangsung selama ini. “Pertemuan kami pagi ini juga membahas desain kerjasama selanjutnya terutama berkaitan dengan komitmen Bank NTT untuk melaksanakan program digitalisasi daerah yang saat ini berkembang cukup gencar di NTT,” jelas Alex.

Dirut Alex menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih setinggi-tingginya kepada pihak Artajasa yang sangat peduli dan tenggang rasa dengan situasi para korban bencana bencana hidrometeorologi di NTT pasca badai Siklon Tropis Seroja beberapa waktu lalu. “Terima kasih banyak Artajasa, sudah menyalurkan dana bantuan korban bencana hidrometeorologi di NTT dalam jumlah yang cukup besar melalui rekening khusus Bank NTT Peduli yang kami sudah buka pasca bencana Siklon Tropis Seroja satu hari setelah kejadian di NTT,” ungkapnya.

Sementara itu, Commercial Banking III Head Departement, Aryanto Yudi Prasetio menjelaskan kehadiran Artajasa di tengah dunai perbankan Indonesia untuk mengembangkan infrastruktur sistem pembayaran sesuai kepercayaan BI kepada Artajasa sebagai lembaga switching gerbang pembayaran nasional (GPN).

“Ada empat GPN, salah satunya Artajasa. Kehadiran kami untuk mengintegrasikan seluruh bank-bank yang ada Indonesia sehingga transaksi antar bank bisa terjadi. Ketika bapak/ibu mau transfer uang ke bank mana saja tidak ada masalah. Ini karena kami sudah mengintegrasikan, sistem tetap, bank masing-masing tapi kami menyatukan,” jelas Aryanto.

Aryanto mengaku, Artajasa selalu menginovasikan apa saja yang bisa dikerjasamakan dengan perbankan di Indonesia. Saat ini kata Aryanto, pihaknya sudah bergerak ke finansial teknologi.

“Kehadiran Artajasa untuk mengembangkan sistem pembayaran lebih berdaya guna bagi masyarakat. Tentunya kami tidak mengintegrasikan semuanya tapi kami berada diantara bank yang satu dengan bank lainnya sehingga mempercepat sistem pembayaran apalagi seperti era covid saja ini. Orang sekarang belanja makan saja semuanya dari handphone semua. Inilah inovasi inovasi yang kami lakukan bagi perbankan,” terang Aryanto. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top