Sejak Awal Pasca Bencana, PT Bumi Indah Kerahkan Alat Berat ke Adonara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sejak Awal Pasca Bencana, PT Bumi Indah Kerahkan Alat Berat ke Adonara


PEDULI. Alat berat sumbangan PT Bumi Indah dikerahkan untuk membantu pemulihan penanganan pasca banjir bandang yang menerjang Pulau Adonara pada Minggu (4/4) hingga Senin (5/4) lalu. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Sejak Awal Pasca Bencana, PT Bumi Indah Kerahkan Alat Berat ke Adonara


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Banjir bandang akibat dari dampak badai Siklon Tropis Seroja yang menerjang Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim) yang meluluhlantakan wilayah itu telah menyebabkan banyak korban jiwa dan harta benda. Tercatat, ada 181 korban meninggal di NTT.

Badai Seroja juga menyebabkan puluhan ribu rumah penduduk rusak. Yang paling parah adalah Pulau Adonara, di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata. Selain tiupan angin kencang, dua kabupaten ini dilanda banjir bandang. Ribuan rumah penduduk terbawa arus banjir.

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) pun menyempatkan diri untuk meninjau langsung dua daerah itu. Untuk membantu memulihkan daerah itu, sejumlah pihak ikut turun tangan. Salah satunya adalah PT. Bumi Indah. Perusahaan yang berbasis di Sumba Barat Daya (SBD) ini mengerahkan sejumlah alat beratnya untuk membantu membersihkan material, lumpur, dan membuka akses di wilayah banjir bandang yang menerjang sejak tanggal 4 April 2021.

“Kami sejak hari pertama banjir langsung bergerak di lapangan di Pulau Adonara. Kebetulan alat berat kami juga ada di Adonara,” kata Jeri Marang, Koordinator PT. Bumi Indah di wilayah Adonara.

Menurutnya, sejak hari pertama banjir bandang, pihaknya langsung menuju ke dua desa yang paling parah yakni Desa Nelelamadike, Kecamatan Adonara Tengah, dan Desa Oyangbara, Kecamatan Adonara Barat.

“Saat itu banyak akses jalan yang putus sehingga kami sedikit kesulitan untuk mengirim alat berat,” ujar Jeri.

BACA JUGA: Bantu Perbaiki Jalan Rusak, Warga Apresiasi PT Bumi Indah

Jeri menyebutkan, saat ini, alat berat yang disiagakan PT Bumi Indah untuk membantu evakuasi di Flotim berupa empat unit ekskavator dan dua unit loder. Rinciannya, dua unit ekskavator di Waiwerang Kota, satu unit loder di Waiwerang Kota, satu unit ekskavator di Desa Bloto, satu unit ekskavator di Desa Demondei, dan satu unit loder di Desa Oyangbarang.

“Semua alat berat difungsikan sesuai dengan tugas dan kebutuhan lapangan, mulai dari evakuasi korban sampai pada pembersihan dan membuka akses jalan yang putus,” ungkap Jeri melalui sambungan telepon kepada media ini dari Pulau Adonara, kemarin (15/4).

PT. Bumi Indah hanya memberi bantuan tenaga dan alat serta bantuan air bersih. Semua bergerak secara spontan karena ini persoalan kemanusiaan. Hingga sepekan mengoperasikan alat berat, diakuinya bahwa hingga saat ini masih banyak lokasi yang terisolir. Apalagi medannya sangat berat karena masih banyak sisa puing-puing banjir.

“Walau medan yang sangat berat karena ketebalan lumpur yang sulit ditembus, kami optimistis dapat memberikan yang terbaik, selesai lebih cepat agar warga dapat menata kembali kehidupannya dan dapat beraktivitas seperti sedia kala,” kata Jeri.

Terpisah, Direktur PT. Bumi Indah, Melkianus Lubalu mengatakan, alat berat perusahaannya dikerahkan sejak hari pertama terjadinya bencana banjir bandang di Pulau Adonara pekan lalu dan hingga saat alat berat masih disiagakan bersama teknisi dan operatornya guna membantu pemerintah membuka akses jalan. “Ini merupakan kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.

Menurut Melki Lubalu, sejumlah perusahaan lain juga turut ambil bagian dalam percepatan pemulihan bencana banjir bandang di Pulau Adonara dan terbagi dalam beberapa tim yakni tim Search, Rescue & Recovery, Tim Logistik dan Tim Medis. “PT Bumi Indah masuk dalam tim Search, Rescue & Recovery,” pungkasnya. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top