Bupati Paulina Terobos Medan Sulit Demi Menjangkau Korban Badai Seroja | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bupati Paulina Terobos Medan Sulit Demi Menjangkau Korban Badai Seroja


TEROBOS MEDAN SULIT. Mobil yang ditumpangi Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu berusaha menerobos salah satu medan sulit, untuk menjangkau korban terdampak Seroja, di Desa Kuli Aisele, Kecamatan Lobalain, Senin (12/4) (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Bupati Paulina Terobos Medan Sulit Demi Menjangkau Korban Badai Seroja


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, menerobos setiap medan sulit untuk dapat menjangkau warganya yang tertimpa musibah angin kencang, banjir, tanah longsor dan gelombang pasang akibat bencana hidrometeorologi Siklon Tropis Seroja.

Bupati Paulina berusaha menemui warganya untuk memastikan kondisi mereka sekaligus menyalurkan bantuan kepada korban terdampak badai Seroja. Bahkan Bupati Paulina berhasil menerobos dan menjangkau salah satu wilayah terisolir pada Kamis (8/4) lalu.

Bupati Paulina menyebutkan, tiga pulau di Kabupaten Rote Ndao yang terisolir pasca dilanda badai Siklon Tropis Seroja, yakni Pulau Ndao, Nuse, dan Pulau Usu. Pemerintah awalnya kesulitan menjangkau wilayah ini melalui penyeberangan laut.

Melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kata Bupati Paulina, Pemkab Rote Ndao mendapat bantuan dua unit helikopter sehingga setelah lima hari pasca bencana, daerah itu bisa dijangkau pada Jumat (9/4).

Dua unit helikopter tersebut, satu diantaranya digunakan secara mobile atau tidak menetap, sementara satu unit lainnya disiagakan untuk pelayanan terhadap masyarakat terdampak bencana di Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Melalui bantuan helikopter, telah disalurkan bantuan beras untuk masyarakat sebanyak 500kg. Sedangkan sisanya sebanyak 5 ton diangkut melalui penyebrangan laut, setelah cuaca membaik.

“Untuk Pulau Ndao, total beras yang dibantu adalah sebanyak 5,5 ton. 500 kg sebelumnya sudah dibawa dengan helikopter, dan 5 ton juga sudah menyusul setelah cuaca memungkinkan,” kata Bupati Paulina kepada TIMEX, di sela-sela mendampingi kunjungan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Jumat (16/4).

Selain Pulau Ndao, kata Bupati Paulina, Pulau Usu pun demikian, dimana dengan helikopter telah dikirim bantuan 1,3 ton beras untuk memenuhi kebutuhan pangan sementara terhadap semua penduduk yang mendiami pulau tersebut.

Sedangkan untuk masyarakat di Pulau Nuse, lanjut Bupati Paulina, telah disalurkan bantuan beras sebanyak dua ton melalui penyeberangan laut.

“Pulau Usu, kami tetap pakai helikopter, karena tidak bisa melalui jalur laut. Sedangkan Nuse, melalui laut karena cuaca sudah mulai tenang,” kata Bupati Paulina.

Medan-medan sulit yang diterobos melalui jalur darat juga dirasakan saat meninjau dan menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak. Kerap, ban mobil yang ditumpangi Bupati Paulina terbenam dalam lumpur. Berputar arah pun tetap mengalami kesulitan.

Pantauan TIMEX, setidaknya terdapat lebih dari dua kali mobil yang ditumpangi Bupati Paulina, kesulitan untuk menerobos/melewati ruas jalan yang ikut terdampak badai Seroja. Begitu juga mobil Wakil Bupati dan rombongan lainnya.

Hambatan pertama dialami ketika Bupati Paulina berangkat dari Desa Sonimanu menuju Desa Nusakdale, yang sebelumnya mengunjungi Desa Oebau di Kecamatan Pantai Baru, Rabu (7/4). Hal yang sama dialami sebanyak dua kali berturut-turut dari Desa Faifua ke Desa Mukekuku, di Kecamatan Rote Timur, Sabtu (10/4). Meski jalanan penuh lumpur, Bupati Paulina tetap nekad menerjang bersama mobil yang ditumpanginya. Termasuk ketika mengunjungi warga di Desa Kuli Aisele, Kecamatan Lobalain, Senin (12/4). Jalan menuju desa ini terdapat deker yang tergerus banjir sehingga menyulitkan akses bagi kendaraan untuk melintas. Meski hanya empat mobil yang berhasil lolos, termasuk mobil yang ditumpangi Bupati Paulina, tekad bertemu warga tetap dijalani.

Bupati Paulina, kepada Timor Express, di sela-sela aktifitas peninjauanya mengatakan, dirinya juga merasa kuatir ketika harus melewati medan-medan sulit tersebut. Jika tidak diupayakan untuk diterebos, sebagai pemimpin, ia merasa bersalah.

“Biar bagaimana pun harus tiba untuk melihat langsung kondisi warga yang jadi korban. Itulah tugas pemimpin, walau ada rasa kuatir saat melewati akses jalan yang terganggu,” kata Bupati Paulina.

Bantuan Nasdem

Bupati Paulina menambahkan, Partai NasDem juga telah menyalurkan bantuanya melalui Pemkab Rote Ndao, Senin (12/4).

Penyaluran bantuan dari NasDem, demikian Bupati Paulina, diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPW Nasdem NTT dan Koordinator Wilayah Kabupaten Kupang, Sabu, dan Rote, Welem Kalle, didampingi Ketua Bapilu Nasdem Rote Ndao, Alfred Saudila. Hadir juga anggota Fraksi Nasdem DPRD Rote Ndao, Olafbert A. Manafe, Yance A. Daik, dan Deni Zakarias, serta Sekretaris DPC Partai Nasdem Rote Ndao, Helly Bua.

“Ada beberapa kecamatan yang sudah dijangkau NasDem. Dan tentunya pasti dilanjutkan kepada yang belum,” kata Bupati Paulina. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top