Pelanggan di Empat Kabupaten Akhirnya Nikmati Listrik | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pelanggan di Empat Kabupaten Akhirnya Nikmati Listrik


BERDIRI. Personel PLN dibantu stakeholder terkait dan masyarakat akhirnya berhasil mendirikan menara darurat penganti tower 19 dan tower 20 yang ambruk akibat badai siklon tropis seroja di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Minggu (18/4) (IST)

Advetorial

Pelanggan di Empat Kabupaten Akhirnya Nikmati Listrik


Sempat Abruk, PLN Berhasil Bangun Tower Emergency

KUPANG, TIMEXKUPANG.com- Ambruknya menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 70 kilo Volt (kV) di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang akibat diterjang badai siklon tropis seroja pada 5 April lalu, kini sudah diperbaiki. Karena itu maka pelanggan di empat kabupaten yakni Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Belu kini sudah kembali menikmati listrik PLN.

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT bersama masyarakat dan beeberapa stakeholder berhasil membangun menara darurat (tower emergency) sebagai pengganti sementara dua menara SUTT yang ambruk yakni tower 19 dan tower 20.

“Puji syukur, PLN telah berhasil mendirikan 1 unit tower emergency setinggi 61 meter atau sebanyak 21 kolom. Pembangunan tower emergency ini lebih cepat dari target diawal,” kata General Manager (GM) PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko dalam rilis yang diterima malam tadi (18/4).

Dijelaskan, pembangunan menara darurat awalnya ditarget rampung selama 1 bulan. Namun dapat selesaikan dalam waktu 10 hari. Dan saat ini juga, PLN sementara melakukan tahapan pengujian pembebanan untuk memastikan keandalan dan keamanannya.

Agustinus Jatmiko mengaku, keberhasilan pengoperasian menara darurat tersebut berkat sinergitas dari personel PLN, TNI dan juga masyarakat sekitar tower 19 dan tower 20. “Dengan ketangguhan dan kompetensi teknis yang sangat baik, kendala dan tantangan yang ada bisa diatasi dengan berdirinya menara darurat. Hal ini juga berkat dukungan dari 77 orang personel gabungan PLN Group, 30 personel TNI dan warga setempat. Kita bahu membahu dan saling membantu termasuk untuk pembersihan jalur transmisi,” ujarnya.

Salah seorang warga Desa Tunfeu, Alexander Lopo juga mengungkapkan alasannya ikut membantu pendirian tiang darurat. “Dari awal kami di sini melihat hujan deras dan memang longsor yang mengakibatkan miringnya tower dan akhirnya roboh. Jadi kami secepatnya membantu PLN agar listrik dapat menyala kembali. Kami membantu membuka jalan karena longsor, jalan masuk ke tower susah setengah mati,” ungkap Alexander Lopo.

Saat ini, pihak PLN terus berupaya memulihkan jaringan kelistrikan yang terdampak badai siklon seroja di NTT. Tercatat hingga Minggu (18/4) pukul 12.00 Wita di seluruh NTT, PLN telah berhasil memulihkan 2.442 gardu yang terdampak. Karena itu maka sebanyak 395.634 pelanggan kini dapat menikmati listrik. Guna mengetahui informasi terkini atau menyampaikan aduan terkait kelistrikan, masyarakat dapat mangaksesnya melalui aplikasi PLN Mobile.

Dengan beroperasinya menara darurat ini, maka sebanyak 169.480 pelanggan PLN di empat kabupaten di Pulau Timor berpotensi segera menikmati kembali listrik. Adapun kabupaten tersebut meliputi kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Belu. (*/gat)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top