BPPSDMP Kementan dan Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Malaka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BPPSDMP Kementan dan Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Malaka


Anggota Komisi IV DPR RI, Edward Tannur dan Kepala SMK-PP Negeri Kupang Ir. Stepanus Bulu, MP foto bersama peserta Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh usai pembukaan di Betun, Malaka, Kamis (22/4). (FOTO: HUMAS SMK-PP NEG. KUPANG)

PENDIDIKAN

BPPSDMP Kementan dan Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Malaka


KUPANG-Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang terus diupayakan, sebab pangan merupakan hak setiap warga negara. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyatakan ketahanan pangan merupakan kebutuhan dasar yang pemenuhannya tidak bisa ditunda.

Rintangan dalam mewujudkan ketahanan pangan salah satunya ialah usaha tani yang konvensional dan belum berorientasi agribisnis, organisasi petani yang belum berfungsi secara optimal serta rendahnya minat generasi muda pada bidang pertanian.

Guna meningkatkan pengetahuan serta memotivasi petani serta penyuluh, BPPSDMP Kementerian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh.

Kepala BPPSDMP Kementan RI, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr mengatakan, peningkatan SDM dinilai sangat penting dalam upaya memajukan sektor pertanian. “Jika ingin pertanian maju, majukan dahulu kualitas SDM. Karena SDM yang berkualitas bisa menghadirkan inovasi dan terobosan yang dibutuhkan pertanian,” kata Prof. Dedi sebagaimana dalam keterangan tertulis Humas SMK-PP Negeri Kupang, Kamis (22/4/2021).

Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Kupang yang merupakan UPT BPPSDMP bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Edward Tannur mengadakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kabupaten Malaka. Bimtek tersebut diikuti oleh 30 petani dan penyuluh.

Disebutkan, Malaka merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang termasuk dalam wilayah pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di daerah perbatasan. Hal ini karena Kabupaten Malaka memiliki potensi pertanian tanaman pangan yang mendukung.

Kepala SMK-PP Negeri Kupang yang juga Ketua Panitia Bimtek, Ir. Stepanus Bulu, MP dalam kesempatan itu mengatakan Bimtek ini dapat memberi semangat baru bagi petani dan penyuluh dalam upaya meningkatkan produktifitas pertanian di wilayah itu.

“Mudah-mudahan bimbingan teknis ini dapat memberi semangat baru pada petani dan penyuluh sehingga dapat meningkatkan produksi di bidang pertanian maupun peternakan,” harap Stepanus Bulu seraya menambahkan, kiranya para peserta Bimtek dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam Bimtek ini nanti.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Edward Tannur dalam kesempatan itu memberikan semangat pada peserta agar tetap semangat dan bekerja dengan gigih mengembangkan produktifitas pertanian di wilayah itu. “Malaka ini adalah surga yang jatuh ke bumi,” kata Edward dalam sambutannya.

Ia mengungkapkan, pertanian dan peternakan merupakan anugerah dan potensi yang dimiliki Malaka, yang juga kampung halamannya itu. Karena itu, Edward menekankan betapa penting mengolah potensi pertanian yang dimiliki Malaka.

Edward berharap ketika pertanian di Malaka dikelola dengan prinsip agribisnis serta menggunakan teknologi, anak-anak muda di Malaka tidak lagi meninggalkan kampung halamannya untuk mencari kerja di luar daerah.

“Saya berharap Malaka bisa mempunyai kelompok tani Milenial dengan anggota berusia di bawah 40 tahun, sebab pemerintah melalui Kementerian Pertanian saat ini menyediakan banyak program yang dapat membantu generasi muda,” katanya.

Guna membekali para petani dan penyuluh, penyelenggara menghadirkan dua narasumber, yakni Jose Da Silva, S.ST selaku praktisi penyuluh pertanian di Kabupaten Malaka. Jose memaparkan materi tentang Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Petani.

Sementara materi tentang Penanganan Kesehatan Ternak Pasca Bencana disampaikan drh. Zulham Sunaryadi. Materi yang disampaikan drh. Zulham merupakan respon atas bencana Siklon Tropis Seroja yang terjadi di NTT pada awal April. Bimtek ini mendapat respon luar biasa dari para peserta, yang dibuktikan dengan banyak pertanyaan peserta kepada narasumber. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top