Dirut PLN: Terima Kasih Relawan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dirut PLN: Terima Kasih Relawan


SERAHKAN BANTUAN. Dirut PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini menyerahkan bantuan kepada perwakilan stakeholder dan tim recovery sistem kelistrikan pascabencana alam pada awal April lalu bertempat di Maulafa, Rabu (21/4) (BORGIAS KOLO/TIMEX)

Advetorial

Dirut PLN: Terima Kasih Relawan


Listrik di NTT Berhasil Dipulihkan, Stakeholder Terima Penghargaan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com- PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT berhasil memulihkan jaringan kelistrikan di NTT. Dan waktu yang dibutuhkan hanya waktu 13 hari. Kerja cepat dan cekatan ini lebih cepat dari rencana awal sebelumnya yakni butuh waktu satu bulan untuk memperbaiki jaringan yang rusak.

Dengan demikian maka kini dari total 4.002 gardu distribusi yang terdampak badai, sekira 96,4 persen atau 3.857 gardu tersebut sudah menyala dan beroperasi normal. PLN juga mencatat, 616.814 pelanggan di NTT telah kembali menikmati listrik. Atau sekira 97 persen dari total 635.979 pelanggan PLN yang mengalami pemadaman akibat bencana badai siklon tropis seroja.

“Yang perlu diketahui yakni kerja dan perjuangan kami belum akan berhenti. Masih ada 3,6 persen gardu di titik-titik tersulit dan medan yang sangat berat yang juga harus dipulihkan. Masih ada sekira 3 persen pelanggan yang gelap gulita. Ini akan segera kami pulihkan jaringan kelistrikannya,” kata Direktur PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini di Kupang, Rabu (21/4).

Untuk mempercepat proses pemulihan, kata Zulkifli, maka PLN mengerahkan 1.316 personel. Para personel PLN ini didatangkan dari NTB, Maluku, Sulawesi, Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

“227 relawan yang membantu petugas di lapangan, ditambah bantuan 30 anggota pasukan TNI serta anggota Polri. Kerja sama ini untuk mempercepat pekerjaan kami. Sedangkan warga yang membantu kami di berbagai lokasi, praktis tak bisa kami hitung dan catat. Tapi semuanya bahu membahu demi kembalinya listrik di rumah-rumah warga,” kata Dirut PT PLN (Persero).

Kerja keras dan perjuangan tak kenal lelah, katanya lagi, terus dilakukan tengah bulan puasa Ramadan bagi sebagian petugas di lapangan. Karena itu maka progres perbaikan dan pemulihan jauh lebih cepat daripada perkiraan.

“Tower 19 yang roboh sudah tergantikan oleh tower emergency, tepatnya pada tanggal 18 April pukul 17.53 Wita. Dengan tersambungnya jaringan in, maka hampir 170 ribu pelanggan di empat kabupaten di Pulau Timor yakni Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Kabupaten Belu kini sudah dapat menikmati listrik seperti sediakala,” ujarnya.

Ketika satu per satu listrik pelanggan sudah menyala, jelasnya, PLN merasa sungguh lega. “Kami terharu atas apresiasi warga yang merasakan kembali hadirnya terang di rumah mereka. Kami yang memonitor setiap hari, pagi, siang, dan malam, begitu gembira ketika satu wilayah sudah menyala. Perjuangan yang luar biasa para pegawai PLN di lapangan menjadi begitu bermakna,” kata Zulkifli.

Belajar dari musibah bencana badai dan hujan ekstrem ini pula, kata Zukifli, maka PLN akan melakukan mitigasi untuk menempatkan tower-tower yang rawan ke tanah yang lebih stabil serta memperkuat fondasi tapak. Selain itu, PLN akan memperkuat sistem kelistrikan Timor dengan membangun 2 jalur eksisting 70 kV dan jalur kedua bertegangan 150 kV.

Tentu saja, lanjut Zulkifli, inspeksi dan pemeliharaan rutin pada jaringan distribusi 20 kV juga akan dikerjakan, karena itulah jaringan yang akan menghubungkan listrik sampai ke rumah-rumah pelanggan.

“Atas nama PLN, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang mendukung kami dalam percepatan pemulihan listrik di seluruh NTT. Tim Relawan dari berbagai daerah, para stakeholder, pemerintah daerah, Korps TNI & Polri, jajaran Forkopimda, teman-teman media dan masyarakat,” ucap Zulkifli.

Diharapkan kehadiran kembali listrik membuat senyum warga kembali cerah dan perekonomian di wilayah NTT kembali bergairah.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing mewakili pemerintah daerah dan masyarakat NTT mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan kerja cepat PLN sehingga listrik bisa segera pulih. Ia juga terus memantau perkembangan perbaikan kelistrikan dari hari ke hari dan mengaku salut karena perbaikan bisa lebih cepat dari perkiraan.

“Terima kasih kepada Bapak Dirut dan jajarannya. Kami siap mendukung kerja keras PLN. Kejadian ini membuktikan bahwa semangat gotong royong takkan hancur dan tetap menjadi karakter kuat bangsa Indonesia,” pungkas Benediktus Polo Maing.

Sekadar tahu, Dirut PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini juga berkesempatan memantau langsung progres pemulihan dan perbaikan jaringan listrik yang rusak pascabencana badai siklon tropis seroja yang berakibat hidrometereologi di NTT.

Salah satu lokasi yang dikunjungi langsung Dirut PT PLN (Persero) yakni di Dusun III, Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara. Dusun III Desa Tunfeu merupakan lokasi tower 19 bertegang tinggi 70 kilo Volt (kV) yang roboh akibat badai siklon tropis seroja pada awal April lalu.

Selain meninjau langsung lokasi pemulihan tower 19, Dirut PT. PLN (Persero) juga menggelar acara apresiasi kepada stakeholder dan tim recovery sistem kelistrikan pasca bencana siklon tropis seroja bertempat di Kantor Central listrik Pulau Timor di Maulafa siang kemarin siang. Selain menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada stakeholder dan tim recovery sistem kelistrikan, Dirut PT PLN (Persero) juga memberi bantuan kendaraan operasional berupa motor listrik kepada Pemerintah Provinsi NTT, TNI (Korem 161 Wirasakti Kupang, Danlanud dan Dantamal), Polri (Polda NTT) dan sejumlah dinas terkait.

Tak hanya itu saja, dirinya Dirut juga menyerahkan bantuan sarana olah raga kepada masyarakat NTT yang diwakili masyarakat Dusun III, Desa Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. “Mudah mudahan dengan bantuan kami, semangat gotong royong yang sangat bagus pasca bencana seroja di NTT makin bagus demi kemajuan pelayanan masyarakat NTT kedepan,” tandas Zulkifli Zaini. (*/ogi/gat)

Komentar Pembaca

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Komentar

Berita lainnya Advetorial

To Top