Polres Matim Seleksi Puluhan Calon Bintara, Kapolres: Jangan Percaya Calo | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres Matim Seleksi Puluhan Calon Bintara, Kapolres: Jangan Percaya Calo


SELEKSI BINTARA. Sejulmah peserta calon Bintara sedang menunggu giliran untuk pemeriksaan berkas administrasi berupa dokumen kependudukan dan ijazah di lantai II Mapolres Matim, pekan lalu. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Polres Matim Seleksi Puluhan Calon Bintara, Kapolres: Jangan Percaya Calo


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Polres Manggarai Timur (Matim) kembali melaksanakan seleksi penerimaan calon anggota Polri jalur Bintara tahun 2021. Sebanyak 82 calon Bintara yang lolos pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal mengikuti kelanjutan proses pemeriksaan berkas ijazah dan dokumen kependudukan.

“Ada sekira 100 lebih yang daftar calon Bintara. Setelah dilakukan tes rikmin awal, seperti ukur tinggi dan berat badan, yang lolos hanya 82 orang. Ada 13 orang wanita. Saat ini tahap pemeriksaan administrasi ijazah dan dokumen kependudukan,” ujar Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, di ruang kerjanya, Kamis (15/4).

Nugroho menyebutkan, untuk pemeriksaan ijazah dan dokumen kependudukan, Polres Matim melibatkan pihak Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga (PPO) Matim, juga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kegiatan pemeriksaan itu berlangsung di lantai II Mapolres Matim, dan selesai Sabtu (17/4).

Lanjut dia, seluruh rangkain seleksi administratif, para peserta diwajibkan mengikuti protokol kesehatan. Dimana dengan pengecekan suhu tubuh, dan wajib menggunakan masker serta jarak antar peserta juga diatur. Seluruh tahapan seleksi, tentu menerapkan prinsip bersih, transparan akuntabel, humanis atau BETAH.

“Setelah dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi awal, akan berangkat ke Kupang untuk proses seleksi selanjutnya di Polda NTT. Tidak ada kuota dari masing-masing Polres, tapi pakai kuota Polda NTT,” ungkapnya.

Kapolres Nugroho mengingatkan kepada peserta untuk mempersiapkan diri secara baik, seperti berlatih, belajar, dan juga berdoa. Nugroho berharap peserta calon Bintara dari Matim banyak yang lulus. Pasalnya Polres Matim masih sangat kekurangan personil, sehingga dengan banyak yang berhasil, akan menambah penempatan personil baru di wilayah itu.

“Saat ini jumlah personil masih 30 persen. Sehingga kita masih butuh banyak personil. Tahun lalu jumlah peserta dari Matim sekira 70an orang, tapi yang lulus cuma satu orang,” kata Kapolres Nugroho.

Kepada seluruh peserta maupun orang tua masing-masing peserta, Kapolres Nugroho  mengimbau agar tidak boleh mempercayai calo, sponsor ataupun oknum yang mengaku bisa membantu atau menjanjikan kelulusan. Apalagi dengan memberikan sejumlah uang, karena dalam proses seleksi sudah dilakukan dengan prinsip BETAH.

Kapolres Nugroho menjelaskan bahwa yang bisa meluluskan adalah peserta itu sendiri. Tanpa mengeluarkan biaya satu rupiah pun. Masuk polisi itu gratis. Peserta itu harus percaya pada kemampuan diri sendiri. Sehingga persiapan dari mulai dari fisik, mental serta kemampuan akademik secara matang dan baik sebelum mengikuti tahapan seleksi.

“Kalau ada telepon yang mengaku panitia, tidak perlu ditanggapi. Itu bohong. Karena sudah banyak yang jadi korban. Kalau boleh, silakan informasi ke panitia atau polisi, jika ada orang yang telepon untuk siap membantu,” tegasnya.

Kapolres Nugroho menambahkan, selain kegiatan seleksi calon Bintara baru, di Polres Matim saat ini sedang berlangsung giat operasi Keselamatan Ranakah 2021. Kegiatan iti berlangsung selama 15 hari ke depan, dengan melakukan imbauan, solusi, patroli, dan pengamanan di masjid.

“Himbauan disini terkait dengan keselamatan dalam berkendara, seperti memakai helm, tidak menggunakan HP saat berkendara, serta imbauan terkait penerapan protokol kesehatan. Kita pengamanan di Masjid yang ada sambil kita bagi-bagi masker,” pungkas Kapolres Nugroho. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top