OML Labuan Bajo Distribusi Logistik untuk Korban Banjir Bandang di Adonara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

OML Labuan Bajo Distribusi Logistik untuk Korban Banjir Bandang di Adonara


PEDULI SESAMA. OML Labuan Bajo, Kabupaten Mabar saat menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Adonara, Flores Timur, pekan lalu. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

OML Labuan Bajo Distribusi Logistik untuk Korban Banjir Bandang di Adonara


LABUAN BAJO, TIMEXKUPANG.com-Setelah melakukan penggalangan dana dan bantuan sembako serta sumbangan lainnya, Komunitas Orang Muda Lamaholot (OML) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mulai mendistribusikan untuk korban bencana di beberapa desa di wilayah Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur. Bantuan itu didistribuskan pada Minggu (18/4).

“Hari ini (18/4) kita mulai distribusi logistik ke beberapa desa di Kecamatan Ile Boleng, pulau Adonara,” kata Penanggungjawab OML Labuan Bajo, Kons Kilok kepada media ini pertelpon.

Menurut Kons, logistik yang disalurkan ke Adorana ini menyasar beberapa desa, yaitu Desa Koliwolok, Desa Nelelamawangi, Nobo, serta Desa Lamahala. Semuanya di wilayah Kecamatan Waiwerang. Desa-desa ini yang menjadi area terdampak parah banjir bandang akibat badai Seroja.

Kons menjelaskan, agar distribusi logistik ini tepat sasaran, OML Labuan Bajo membangun koordinasi dengan relawan dari Orang Indonesia (OI) Adonara. Karena kelompok yang dipimpin Yamin Dosenay itu dianggap paling tahu dan mengenal betul situasi lapangan dari dampak bencana.

“Kita koordinasi dengan OI Adonara sehingga bersama mereka kita turun lapangan agar bantuan yang diberikan tepat kepada masyarakat korban bencana,” jelasnya.

Kons menambahkan, selain ke Adonara, bantuan yang mereka galang itu juga didistribukan untuk korban bencana di Kabupaten Lembata.

Kepala Desa Nobo, Kecamatam Ile Boleng, Siprianus Pati kepada media ini mengaku desanya ikut menjafi korban. Tercatat tujuh rumah warga rusak berat, 15 rusak sedang, dan satu hilang alias terbawa arus.

Siprianus mengaku, sebelum bantuan datang di desa itu, pihaknya mengeluarkan dana desa sebagai penanganan darurat untuk membantu warga korban yang mengungsi di rumah warga dalam desa itu yang tidak terkena dampak. “Kami terima kasih banyak kepada semua pihak dimana saja yang mulai memberikan bantuan masuk ke desa ini,” ungkapnya. (krf5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top