Pemkot Refocusing Rp 80 Miliar, Tunggu Persetujuan Wali Kota | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkot Refocusing Rp 80 Miliar, Tunggu Persetujuan Wali Kota


Asisten II Setda Kota Kupang, Elvianus Wairata. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Pemkot Refocusing Rp 80 Miliar, Tunggu Persetujuan Wali Kota


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Refocusing anggaran untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kota Kupang, telah masuk tahapan finalisasi. Anggaran yang di-refocusing sebesar Rp 80 miliar, dan telah diserahkan ke Wali Kota Kupang untuk dilihat dan disetujui.

Asisten III Setda Kota Kupang, Yanuar Dally, kepada media ini saat diwawancarai, Kamis (22/4), mengatakan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sudah lakukan kajian dan telah masuk tahapan finalisasi, dimana total angka refocusing sebesar Rp 80 miliar.

“Saat ini sudah diserahkan kepada Wali Kota Kupang untuk dilihat dan disetujui. Jika Wali Kota setuju maka akan ditandatangani dan dilaporkan ke pemerintah provinsi dan selanjutnya dilaporkan ke DPRD,” ungkap Yanuar.

Hal senada juga dikemukakan Asisten II Setda Kota Kupang, Elvianus Wairata. “Masing-masing dinas yang merupakan leading sector juga sudah membuat perencanaan tentang kebutuhan anggaran,” kata Elvianus.

BACA JUGA: Pemkot Rencana Refocusing Rp 80 M, DPRD: Pentingnya Jujur dan Transparan

Menurut Elvianus, sesuai perencanaan dan kebutuhan anggaran yang diajukan, jumlah riilnya sebesar Rp 68 miliar. “Tetapi refocusing anggaran tetap pada angka Rp 80 miliar karena kita tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi kedepannya terkait dengan pencegahan dan penanganan Covid-19 ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Jemmi Didok mengatakan, sampai saat ini refocusing anggaran penanganan Covid-19 sudah diserahkan ke Wali Kota Kupang. “BPBD sendiri bertanggung jawab untuk posko yang ada, baik di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan. Tetapi sampai saat ini belum ada pembagian yang jelas karena adanya bencana badai Seroja ini,” katanya.

Jadi, menurut Jemmi, untuk posko di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan tetap berjalan, tetapi anggarannya belum diketahui secara pasti. Saat ini posko untuk Covid-19 BPBD, terus menghimpun data Covid-19, baik dari RSUD S. K. Lerik dan Dinas Kesehatan. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top