Demi BPUM, Ratusan Warga Abaikan Protokoler Kesehatan Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Demi BPUM, Ratusan Warga Abaikan Protokoler Kesehatan Covid-19


ABAIKAN PROKES. Warga yang mengantre di kantor Cabang BNI Bajawa untuk mendapatkan BPUM tampak berkerumun di halaman depan kantor itu, Kamis (22/4). Pemandangan ini jelas-jelas mengabaikan protokol kesehatan. (FOTO: SAVER BHULA/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Demi BPUM, Ratusan Warga Abaikan Protokoler Kesehatan Covid-19


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com- Di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19 yang salah satunya ketaatan mematuhi protokol kesehatan, ratusan warga Kabupaten Ngada justru memadati Kantor Cabang Bank Negara Indonesia (BNI) Kota Bajawa untuk mengambil Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Sejak Senin (19/4) hingga Kamis (22/4), Kantor Cabang BNI Bajawa dipadati warga yang mau mengurus berkas untuk mendapatkan BPUM. Ratusan warga berkerumunan hingga mengabaikan protokoler kesehatan Covid-19.

Salah satu warga yang tidak mau namanya disebutkan kepada TIMEXKUPANG.com mengatakan, dirinya sudah empat hari datang ke kantor bank itu untuk mengambil bantuan tersebut. “Baru hari ini saya dapatkan nomor urut dan tanggal hingga jam yang harus ke sini. Nomor urut ini memudahkan kami bisa mengetahui jadwal pengambilan,” ungkap sang warga.

Warga lainnya, Alberta Itu juga menggungkapkan hal yang sama. Dia sudah dua kali ke kantor cabang BNI Bajawa. “Pertama setelah mendengar informasi saya langsung ke kantor namun sudah banyak orang dan tidak dapat bagian. Saya pulang, lalu besoknya saya datang lagi. Tetapi setelah dicek nama saya tidak terdaftar sebegai penerima bantuan,” ungkap Alberta dengan nada kecewa.

Sementara itu, Pimpinan Kantor Cabang BNI Bajawa, Dominggus M. R. B., menjelaskan bahwa ratusan warga yang hadir di halaman depan kantor cabang BNI memang susah diatur. Bukan hanya berkerumun di jalan kendaraan lewat saja susah karena banyaknya warga berada di badan jalan.

“Untuk keamanan, kami hanya melayani 300 orang perharinya untuk penerima bantuan. Sehingga kami bagikan nomor urut dilengkapi dengan tanggal dan jam hadir. Upaya ini agar bisa menghindari kerumunan di Kantor Cabang BNI Bajawa dan tetap menaati protokoler kesehatan Covid-19,” ungkap Dominggus.

Untuk diketahui, BPUM setiap penerima dapat mengecek terlebih dahulu melalui halaman http://banpresbpum.id/. Setelah melakukan pengecekan, jika terdaftar sebegai peserta penerima bantuan agar bisa melengkapi berkas seperti e-KPT asli dan fotokopi (1 lembar). Buku tabungan (Optional,) kartu Debit BNI dan fotokopi (satu lembar). Form surat pernyataan pertanggungjawab mutlak (SPTJM) yang telah diisi ditandatangani (asli tanpa materai).

Sementara itu, proses pencairan dana bantuan dapat dilakukan keesokan harinya dalam tempo 1×24 jam setelah nasabah datang ke kantor cabang BNI menyerahkan dokumen kelengkapan yang telah diverifikasi. Selain itu, pencairan dapat dilakukan di ATM BNI, ATM Link, ATM bank lain. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top